Sebuah Kaidah Emas [2]

28 Mar

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Sebuah Kaidah Emas [2]

Kaidah ini juga bisa kita gunakan pada nama-nama Rosululllah shallallahu ‘alaihi was sallam. Misal diantara nama beliau shallallahu ‘alaihi was sallam Ahmad yang berarti orang yang paling banyak memuji Allah ‘azza wa jalla, dalil salah satu nama beliau adalah Ahmad firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

يَأْتِي مِنْ بَعْدِي اسْمُهُ أَحْمَدُ

“Akan ada Rosul setelah aku (Nabi Isa ‘alaihi salam) yang bernama Ahmad”. (QS : Ash Shof  [61] : 6).

Demikian juga salah satu nama beliau adalah Muhammad yang berarti orang yang banyak dipuji karena memiliki banyak shifat terpuji, dalil salah satu nama beliau adalah Ahmad firman Allah ‘azza wa jalla,

مَا كَانَ مُحَمَّدٌ أَبَا أَحَدٍ مِنْ رِجَالِكُمْ وَلَكِنْ رَسُولَ اللَّهِ وَخَاتَمَ النَّبِيِّينَ

“Tidaklah Muhammad itu bapak dari laki-laku salah seorang diantara kalian melainkan dia adalah utusan Allah dan penutup para nabi”. (QS : Al Ahzab [33] : 40).

Share

Fawaid dari kitab Tahzib Tashil Al Aqidah Al Islamiyah [5]

27 Feb

Topik Bahasan Kedua

Kekhususan Aqidah Al Islamiyah

Kekhususan-kekhususan (الخصائص) merupakan bentuk jama’ dari kekhususan (الخصيصة).

Kekhususan-kekhususan (الخصائص) merupakan sebuah karakter baik yang dengannya dapat dibedakan dan dengannya sesuatu tidak akan tercampur sesuatu dengan yang lainnya. Kekhususan aqidah islamiyah jumlahnya sangat banyak sekali, akan tetapi kami (penulisa kitab aslinya) mencukupkan diri dengan menyebutkan dua hal diantaranya,

[1] Keyakinan/iman Terhadap Perkara yang Ghaib

Ghaib (الغيب) adalah sesuatu yang tidak tampak oleh indra, hal yang ghaib ini tidak dapat diindra oleh kelima pancaindra berupa pendengaran, penglihatan, peraba, penciuman dan indra pengecap.

Seluruh masalah aqidah dalam islam yang wajib atas seorang hamba untuk mengimaninya dan menyakininya sebagai aqidahnya adalah hal yang bersifat ghoib, seperti beriman kepada Allah, para malaikat, kitab-kitab, para rosul, hari akhirat, qodar, adzab dan nikmat qubur dan lain sebagainya yang merupakan perkara yang ghoib. Perkara ini diyakini sebagaimana yang dikabarkan di Kitabullah dan sunnah rosulNya shallallahu ‘alaihi was sallam.

Share