Dua Shifat Allah Yang Harus Kita Camkan

12 Feb

Share

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Dua Shifat Allah Yang Harus Kita Camkan

 

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maa walaah.

Pernahkah anda membaca ayat semisal firman Allah Subhanahu wa Ta’ala berikut,

وَاتَّقُوا فِتْنَةً لَا تُصِيبَنَّ الَّذِينَ ظَلَمُوا مِنْكُمْ خَاصَّةً وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

“Dan peliharalah dirimu dari pada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zholim saja di antara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya”. (QS. Al Anfaal [8] : 25)

Sebagian kita karena tidak mencoba memahai ayat-ayat Allah menyangka bahwa ketika dia telah berbuat demikian banyak maksiat di masa lalu. Maka tersisa padanya adalah siksaan dari Allah ‘Azza wa Jalla. Sehingga orang yang demikian enggan bertaubat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Akhirnya dia terus menerus bermaksiat kepada Allah karena menganggap bahwa kalau sudah kepalang basah maka mandi saja sekalian !!!

Namun pernah juga kah anda membaca firman Allah Tabaroka wa Ta’ala,

إِلَّا الَّذِينَ تَابُوا مِنْ قَبْلِ أَنْ تَقْدِرُوا عَلَيْهِمْ فَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

“Kecuali orang-orang yang taubat (di antara mereka) sebelum kamu dapat menguasai (menangkap) mereka; maka ketahuilah bahwasanya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. (QS. Al Maidah [5] : 34)

Sebagian lain hanya memahami ayat ini. Sehingga terjerembab dalam tipu daya syaithon terus menerus berbuat maksiat dan merasa aman dari siksaan Allah ‘Azza wa Jalla yang berbuntut tidak bertaubat !!

Wahai diriku, wahai saudaraku…

Apakah kita lupa dengan firman Allah Tabaroka wa Ta’ala berikut ?

اعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ وَأَنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

“Ketahuilah, bahwa sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya dan bahwa sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. (QS. Al Maidah [5] : 98)

Syaikh ‘Abdur Rohman bin Nashir As Sa’diy Rohimahullah mengatakan[1],

Dua Shifat Allah Yang Harus Kita Camkan1

‘Firman Allah Ta’ala (اعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ وَأَنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ) “Ketahuilah, bahwa sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya dan bahwa sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” maksudnya hendaklah kedua nama ini terhujam di dalam hati kalian dengan kuat dan penuh keyakinan. Agar kalian mengetahui bahwasanya Allah adalah Dzat yang amat berat siksaan Nya di dunia maupun di akhirat kepada orang yang bermaksiat. Dan sesungguhnya Dia (Allah) adalah Dzat Maha Pengampun dan Penyayang terhadap orang bertaubat dan ta’at kepada Nya. Sehingga kedua nama ini akan berbuah rasa takut dari siksa Nya dan mengharap ampunan dan pahala Nya. Kemudian agar kalian mengetahui hal-hal yang menjadi konsekwensi dari rasa takut dan harap tersebut’.

 

Bukti benarnya rasa takut dan harap kita kepada Allah ‘Azza wa Jalla dengan melaksanakan konsekwensi dari kedua hal tersebut yaitu bertaubat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan diiringi dengan melaksanakan amal sholeh. Allahu a’lam.

 

Sedangkan rincian untuk rasa takut dan harap silakan merujuk pada tulisan kami yang lain (klik di sini)

 

Mudah-mudahan bermanfaat.

 

Sigambal, setelah subuh.

20 Robi’uts Tsaniy 1436 H / 10 Pebruari 2015 M / Aditya Budiman bin Usman

[1] Lihat Taisir Karimir Rohman oleh Syaikh ‘Abdur Rohman As Sa’diy Rohimahullah.

 

 

Tulisan Terkait

Leave a Reply