Tidak Sholat Tahiyyatul Masjid Karena Menunggu Imam

18 Feb

Share

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Tidak Sholat Tahiyyatul Masjid Karena Menunggu Imam

Alhamdulillah wa Sholatu wa Salamu ‘alaa Rosulillah Shollallahu ‘alaihi wa Sallam.

Pernahkah anda melihat orang yang ketika datang ke mesjid, imam tetap belum datang, belum dikumandangkan iqomah namun dia tidak sholat tahiyyatul mesjid ? Bagaimana seharusnya sikap kita seandainya kita dalam posisi demikian ? Atau bagaimana sikap kita seandainya melihat orang yang demikian ? Atau sebaliknya ketika imam telah datang dan iqomah akan dikumandangkan sedangkan anda belum sholat tahiyatul mesjid, maka apa yang semestinya dilakukan ?

Pertanyaan :

Syaikh Muhammad bin Sholeh Al ‘Utsaimin Rohimahullah pernah ditanya[1],

Tidak Sholat Tahiyyatul Masjid Karena Meuunggu Imam1

“Sebagian orang ketika mereka masuk ke mesjid pada waktu yang sudah dekat dengan pengumandangan iqomah, mereka hanya berdiri menunggu imam datang dan meninggalkan sholat tahiyyatul mesjid. Apakah hukum perbuatan yang demikian ?”

Jawab :

Beliau Rohimahullah menjawab,

Tidak Sholat Tahiyyatul Masjid Karena Meuunggu Imam2

“Jika waktunya sempit (mepet –pen.) yaitu tidak memungkinkan melaksanakan sholat tahiyatul mesjid maka hukumnya (berdiri dan tidak sholat tahiyatul mesjid –pen) tidak mengapa. Adapun jika mereka tidak mengetahui kapan imam datang maka yang lebih utama adalah mereka mengerjakan sholat tahiyatul mesjid. Apabila imam datang dan iqomah dikumandangkan sedangkan anda berada pada roka’at pertama maka hendaklah anda putus sholat anda. Namun apabila anda sudah berada pada roka’at kedua maka sempurnakanlah sholat anda dengan sholat yang ringan (tidak lama –pen)”.

 

Sigambal, Setelah Isya

28 Robi’ul Awwal 1436 H/ 19 Januari 2015 M.

Aditya Budiman bin Usman

[1] Lihat Fataawaa Arkaanil Islaam oleh Syaikh Muhammad bin Sholeh Al ‘Utsaimin Rohimahullah hal. 309 Terbitan Dar Tsuroya, Riyadh, KSA.

 

 

Tulisan Terkait

Leave a Reply