Tidak Mengeluarkan Zakat Harta Bertahun-tahun

28 Mar

Share

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Tidak Mengeluarkan Zakat Harta Bertahun-tahun

Alhamdulillah wa Sholatu wa Salamu ‘alaa Rosulillah Shollallahu ‘alaihi wa Sallam.

Zakat harta merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang hartanya telah mencapai nishob dan telah berlalu satu tahun hijriyah. Allah Subhanahu wa Ta’ala sering sekali menggandengkan kewajiban mendirikan sholat dan mengeluarkan zakat, seperti dalam firman Allah Tabaroka wa Ta’ala berikut,

وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآَتُوا الزَّكَاةَ وَارْكَعُوا مَعَ الرَّاكِعِينَ

“Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku’lah beserta orang-orang yang ruku’”. (QS. Al Baqoroh [2] : 43).

Hal ini Allahu a’lam menunjukkan kewajiban zakat merupakan sebuah kewajiban yang tidak dapat ditunda ketika telah tercapai syarat wajibnya. Sebagaimana sholat tidak akan terlepas seseorang dari kewajibannya hingga dia benar-benar tidak mampu lagi.

Para ulama Rohimahullah mengatakan bahwa orang yang mengingkari kewajiban zakat dihukumi sebagao orang yang kafir dengan ijma’. Karena orang yang demikian mendustakan Al Qur’an dan Hadits Nabi Shollalahu ‘alaihi wa Sallam serta mengingkari sebuah kewajiban yang statusnya ma’luum min ad diin bi ad dhoruroh (sebuah kewajiban yang diketahui semua muslim)[1].

Sedangkan orang yang tidak mengingkari kewajibannya namun enggan mengeluarkannya karena bakhil maka para ulama mengatakan bahwa orang ini seperti orang yang meninggalkan sholat karena malas.

Tidak Mengeluarkan Zakat Harta Bertahun-tahun 1

Diriwayatkan dari Imam Ahmad bahwasanya beliau berpendapat, “Orang yang enggan menunaikan zakat karena bakhil/pelit terjatuh dalam perbuatan kekafiran sebagaimana orang yang meninggalkan sholat karena malas”. Pendapat beliau ini diperkuat firman Allah Ta’ala,

فَإِنْ تَابُوا وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَآَتَوُا الزَّكَاةَ فَإِخْوَانُكُمْ فِي الدِّينِ

“Jika mereka bertaubat, mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka (mereka itu) adalah saudara-saudaramu seagama”. (QS. At Taubah [9] : 11).

Tidak Mengeluarkan Zakat Harta Bertahun-tahun 2

Para ulama mengatakan, ‘Persaudaraan karena agama tidaklah ditiadakan kecuali karena keluarnya seseorang dari agama Islam’. Allah Ta’ala telah menetapkan persaudaraan karena tiga perkara, Taubat dari kemusyrikan, mendirikan sholat dan menunaikan zakat’[2].

Lantas bagaimana dengan judul di atas ?

Syaikh Muhammad bin Sholeh Al ‘Utsaimin Rohimahullah pernah ditanya[3],

Tidak Mengeluarkan Zakat Harta Bertahun-tahun 3

“Seorang (muslim) tidak menunaikan zakatnya selama 4 tahun. Apa yang wajib baginya ?”

Jawaban :

Tidak Mengeluarkan Zakat Harta Bertahun-tahun 4

“Orang yang demikian berdosa karena menunda-nunda menunaikan zakat. Sebab setiap orang wajib segera menunaikan zakatnya dan tidak boleh menunda-nundanya. Karena kaidah ‘Kewajiban-kewajiban pada dasarnya wajib ditunaikan dengan segera’. Berdasarkan hal ini maka orang tersebut wajib bertaubat kepada Allah ‘Azza wa Jalla dari perbuatan maksiat ini. Demikian juga dia wajib segera menunaikan zakatnya yang sudah berlalu bertahun-tahun tersebut. Kewajiban ini tidaklah gugur bahkan wajib baginya bertaubat dan segera mengeluarkan zakatnya yang berlalu agar dosanya tidak semakin bertambah banyak karena menunda-nunda menunaikan zakat”.

Sekian jawaban dari beliau Rohimahullah. Allahu Ta’ala A’lam.

 

Selesai Subuh, 30 Jumadil Ulaa 1436 H, 21 Maret 2015 M

Al Faaqir ilaa Maghfiroti Robbihi,

Aditya Budiman bin Usman.

[1] Lihat Shohih Fiqh Sunnah oleh Abu Malik Kamal bin Sayyid Salim Hafidzahullah hal. 8/II terbitan Maktabah Tauqifiyah, Mesir.

[2] Idem hal. 8-9/II.

[3] Lihat Fatawa Arkaanil Islaam hal. 427 terbitan Dar Tsuroya, Riyadh, KSA.

 

Tulisan Terkait

Leave a Reply