Sholat Diantara Tiang

22 Dec

Share

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Sholat Diantara Tiang

 

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maa walaah.

Beberapa mesjid di negeri kita menggunakan struktur tiang pada bagian tengahnya bukan melekat pada dindingnya. Dalam banyak kasus hal ini bukanlah sebuah yang disengaja. Lantas bolehkah sholat pada shof yang terpisahkan oleh tiang ?

Maka mari simak tanya jawab berikut.

Pertanyaan

Syaikh Muhammad bin Sholeh Al ‘Utsaimin Rohimahullah pernah ditanya[1],

Sholat Diantara Tiang 1

Bolehkah memisah shof pada sholat jama’ah karena adanya tiang mesjid ketika jama’ah yang sholat penuh/berdesak-desakan ?”

Jawaban :

Sholat Diantara Tiang 2

“Tidak diragukan lagi bahwasanya shof yang paling utama adalah shof yang lurus dan bersambung tidak terpisah-pisah. Inilah yang sesuai sunnah. Nabi Shollallahu ‘alaihi wa Sallam memerintahkan untuk meluruskan shof dan menutup celahnya.

Para shahabat Rodhiyallahu ‘anhum dahulu biasanya menjauhi shof yang berbenturan dengan tiang karena hal tersebut menyebabkan shof terpisah.

Akan tetapi jika ada hal yang mendesak/hajat untuk hal tersebut semisal yang ditanyakan yaitu jama’ah ketika itu berdesak-desakan (artinya mesjid penuh –pen). Maka tidak mengapa atau boleh mengambil shof yang berada diantara tiang. Karena perkara khusus memiliki hukum tertentu yang khusus dan adanya keperluan darurat serta hajat juga memiliki hukum tertentu yang khusus”.

 

Syaikh Ibnu ‘Utsaimin

* * *

 

Setelah Subuh, 10 Robi’ul Awwal 1437 H, 21 Desember 2015 M

Aditya Budiman bin Usman bin Zubir

[1] Lihat Fatawa Al Islamiyah hal. 303/I Terbitan Darul Wathon, Riyadh, KSA.

 

 

Tulisan Terkait

Leave a Reply