Hukum Mengangkat Tangan Ketika Khotib Jum’at Berdo’a

5 Nov

Share

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Hukum Mengangkat Tangan Ketika Khotib Jum’at Berdo’a

Alhamdulillah wa Sholatu wa Salamu ‘alaa Rosulillah Shollallahu ‘alaihi wa Sallam.

Biasanya di akhir khutbah kedua pada sholat Jum’at, imam akan mengucapkan do’a kemudian menutup khutbahnya. Nah yang jadi permasalahan adalah apa hukum mengangkat tangan ketika khotib Jum’at sedang berdo’a ?

Langsung saja mari simak tanya jawab berikut.

Syaikh ‘Abdul ‘Aziz Bin Baaz Rohimahullah pernah ditanya[1],

Hukum Mengangkat Tangan Ketika Khotib Jum’at Berdo’a 1

“Apa hukum makmum mengangkat kedua tangan untuk mengaminkan do’a imam/khotib ketika khutbah Jum’at ?”

Beliau Rohimahumullah menjawab,

Hukum Mengangkat Tangan Ketika Khotib Jum’at Berdo’a 2

Tidak disyari’atkan bagi /khotib/imam demikian juga makmum ketika khotib/imam (berdo’a) pada khutbah Jum’at. Karena Rosulullah Shollallahu ‘alaihi wa Sallam dan Khulafaur Rosyidin tidak melakukannya. Namun seandainya imam/khotib berdo’a meminta hujan/istisqo ketika khutbah Jum’at maka disyari’atkan baginya dan makmum mengangkat kedua tangan. Karena Nabi Shollallahu ‘alaihi wa Sallam ketika berdo’a memohon hujan pada khutbat Jum’atnya, beliau mengangkat kedua tangannya dan diikuti oleh makmumnya. Allah Subhana wa Ta’ala telah berfirman,

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ

“Sungguh telah ada pada diri Rosulullah suri tauladan bagi kalian”. (QS. Al Ahzab [33] : 21)

Adapun makmum mengaminkan do’a imam/khotib pada khutbah Jum’at maka saya (Syaikh Bin Baaz) tidak mengetahui adanya permasalahan dalam hal ini (artinya tidak mengapa/boleh) asalkan tidak mengeraskan suara. Hanya milik Allah lah taufiq”.

Syaikh Ibnu Baaz

***

Diterjemahkan setelah subuh, 20 Muharrom 1437 H, 2 Nopember 2015 M

Aditya Budiman bin Usman bin Zubir

[1] Lihat Fatawa Islamiyah hal. 427/I terbitan Darul Wathon, Riyadh, KSA.

 

Tulisan Terkait

Leave a Reply