Hukum Mengangkat Tangan dan Berdo’a Setelah Sholat

7 Feb

Share

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Hukum Mengangkat Tangan dan Berdo’a Setelah Sholat

Segala puji kita haturkan kepada Allah Subhana wa Ta’ala Dzat Yang Maha Hikmah dan ilmuNya meliputi segala sesuatu. Sholawat serta salam semoga senantiasa terhatur kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, kepada, istri-istri, keluarga, sahabat dan umat beliau.

Syaikh Muhammad bin Sholeh Al ‘Utsaimin Rohimahullah pernah ditanya sebuah pertanyaan

Pertanyaan :

Apa Hukumnya mengangkat Kedua Tangan dan Berdo’a Setelah Sholat ?

 Jawab :

“Bukanlah sebuah hal yang disyari’atkan jika seseorang telah selesai mengerjakan sholat kemudian mengangkat tangan dan berdo’a (dan hal ini dilakukan secara berkesinambungan di kebanyakan sholatnya –ed.). Jika dia ingin berdoa maka lebih utama baginya berdo’a di dalam sholatnya dari pada dia berdo’a setelah selesai sholat. Oleh karena itulah adalah salah satu hal yang Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam tuntunkan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari ‘Abdullah bin Mas’ud Rodhiyallahu ‘anhu ketika bertasyahud, beliau meriwayatkan,

ثُمَّ لْيَتَخَيَّرْ بَعْدُ مِنَ الْمَسْأَلَةِ مَا شَاءَ

“Kemudian hendaklah ia memilih setelah (membaca dzikir tasyahud dan do’anya –ed.) do’a yang ia ingin panjatkan”[1].

Adapun yang dilakukan sebagian orang awam setiap selesai mengerjakan sholat sunnah mereka mengangkat tangan mereka sehingga hamper-hampir dapat engkau katakan bahwa dia tidak berdo’a karena engkau lihat ketika sholatnya ketika sedang tasyahud di dalam sholat sunnahnya tersebut ketika selesai salam ia kemudian mengangkat tangannya. Seolah-olah Allahu a’lam dia hanya mengangkat tangannya saja kemudian menyapukannya ke wajahnya. Hal ini mereka lakukan dalam rangka menjaga kebiasaan do’a semisal ini (berdo’a dengan mengangkat tangan ketika selesai sholat) yang mereka mengira hal itu disyari’atkan padahal bukanlah demikian”[2].

 

Aditya Budiman bin Usman (Semoga Allah menjauhkan kami dari api neraka)



[1] HR. Bukhori no. 800 dan Muslim no. 924

[2] Lihat Fataawaa Arkan Al Islam hal. 339.

 

Tulisan Terkait

4 Comments ( ikut berdiskusi? )

  1. Abdul Rohman
    Feb 17, 2015 @ 03:46:46

    Tlg dalil Qur’an dan hadisnya, mengangkat tangan DILARANG.
    Tdk boleh dong melarang-2 sesuatu yang Allah dan RosulNya tidka melarang.

    Wassalam,AAb

    Reply

    • Aditya Budiman
      Feb 18, 2015 @ 02:37:59

      Alaikumussalam wa rohmatullah wa barokatuh, kayaknya kebalik mas… dalilnya mengangkat tangan bisa tlg disebutkan ? mungkin kami yang belum mengetahuinya. syukron

      Reply

  2. nurkholis
    Jun 23, 2015 @ 09:45:19

    Assalamu alaikum…
    Support to artikelnya…
    Terus share yg bermanfaat bagi umat, tentunya yg benar dan berdasar ( dalil )
    Jazakumullah…

    Reply

Leave a Reply