Hukum mengangkat Tangan Berdo’a Ketika Selesai Sholat Sunnah

21 Apr

Share

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Hukum mengangkat Tangan Berdo’a Ketika Selesai Sholat Sunnah

Segala puji hanya kembali dan milik Allah Tabaroka wa Ta’ala, hidup kita, mati kita hanya untuk menghambakan diri kita kepada Dzat yang tidak membutuhkan sesuatu apapun dari hambanya. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Rasulullah, Muhammad bin Abdillah Shollallahu ‘alaihi wa Sallam, beserta keluarga dan para sahabat beliau radhiyallahu ‘anhum.

 

Pertanyaan :

سئل الشيخ عبد الله بن عبد الرحمن أبا بطين، رحمه الله تعالى: عن رفع اليدين بعد السنن؟

 Syaikh ‘Abdullah bin Abdur Rohman Abu Bathin Rohimahullah Ta’ala pernah ditanya,

Seputar hukum mengangkat kedua tangan setelah selesai sholat sunnah/nafilah ?

Jawab :

فأجاب:

وأما رفع اليدين بالدعاء بعد السنن، أرجو أن لا بأس به، لكن اجتهاد الإنسان بالدعاء قبل السلام أولى وأحرى للإجابة.

 Beliau Rohimahullah menjawab,

“Adapun masalah tentang mengangkat tangan untuk berdo’a setelah selesai sholat sunnah/nafilah aku berharap (mudah-mudahan –ed.) tidak mengapa hukumnya. Namun hendaklah seseorang tersebut berusaha untuk berdo’a pada saat sebelum salam (setelah tahiyat akhir) karena lebih utama dan (pendapat yang lebih hati-hati) agar do’anya diterima”.

 

[Diterjemahkan dengan penyesuaian redaksi agar lebih mudah dipahami –insya Allah- dari Kitab Duroru As Sunniah hal. 362/IV]

Setelah Subuh,

15 Jumadits Tsani 1435 H/ 15 April M

Aditya Budiman bin Usman

-yang mengharap ampunan Robbnya-

 

Tulisan Terkait

Leave a Reply