Faktor Pembangkit Dosa

6 Jun

Share

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Faktor Pembangkit Dosa

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maa walaah.

Ibnul Qoyyim Rohimahullah merupakan salah satu ulama yang pakar dalam masalah penataan hati. Diantara perkara yang sangat bermanfaat untuk kita renungkan adalah,

Faktor Pembangkit Dosa

“Seorang hamba tidak akan melakukan hal-hal yang diharamkan kepadanya melainkan dengan dua jalan :

Pertama, buruk sangka terhadap Robbnya. Karena dia beranggapan seandainya dia mena’ati Nya dan mendahulukan Nya maka Allah tidak akan memberikan hal yang terbaik dan yang halal kepadanya.

Kedua, boleh jadi dia telah mengetahui sesungguhnya barangsiapa yang meninggalkan sesuatu karena Allah maka akan Allah gantikan dengan sesuatu yang lebih baik darinya. Akan tetapi dorongan syahwatnya telah mengalahkan kesabarannya dan rasa menahan dirinya. Demikian juga hawa nafsunya telah mengalahkan akal sehatnya. Hal yang pertama ini disebabkan kurang/lemahnya ilmu. Sedangkan yang kedua disebabkan lemahnya akal dan mata hatinya.

Yahya bin Mu’aadz Rohimahullah mengatakan,

من جمع الله عليه قلبه في الدعاء لم يرده

“Barangsiapa yang mengumpulkan hatinya ketika meminta/berdo’a kepada Allah maka Allah tidak akan menolak permintaan/do’anya”.

Maka Aku (Ibnul Qoyyim Rohimahullah) katakan,

اذا اجتمع عليه قلبه وصدقت ضرورته وفاقته وقوي رجاؤه فلا يكاد يرد دعاؤه

“Jika hati seseorang terkumpul (ketika berdo’a/meminta) dan hatinya tulus serta rasa butuh dan benar-benar mengharapkan (do’anya/permintaannnya dikabulkan) maka hampir pasti do’anya tidak akan tertolak”.

 

[Lihat Fawaa’idul Fawaa’id oleh Ibnul Qoyyim hal. 258 Terbitan Dar Ibnul Jauziy Cetakan tahun 1429 H]

Mudah-mudahan bermanfaat.

 

 

 

 

Sigambal,

29 Rojab 1435 H / 28 Mei 2014 M / Aditya Budiman bin Usman

Tulisan Terkait

Leave a Reply