Bolehkah Mengerjakan 2 Kali Sholat Witir Dalam 1 Malam

12 Sep

Share

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Bolehkah Mengerjakan 2 Kali Sholat Witir Dalam 1 Malam

 

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maa walaah.

Bagi kita yang alhamdulillah baru mendapat hidayah dari Allah ‘Azza wa Jalla untuk mulai merutinkan sholat malam/tahujjud, mungkin ada sebuah permasalahan. Permasalahan tersebut adalah apakah boleh mengerjakan dua kali sholat witir dalam satu malam ?

Temukan jawabannya di tanya jawab berikut[1].

Pertanyaan

Bolehkah Mengerjakan 2 Kali Sholat Witir Dalam 1 Malam 1

“Bolehkah kami (saya) sholat witir 2 kali dalam 1 malam ?”

 

Jawaban :

Bolehkah Mengerjakan 2 Kali Sholat Witir Dalam 1 Malam 2

Tidak pantas seseorang mengerjakan 2 kali sholat witir dalam 1 malam. Karena Nabi Shollallahu ‘alaihi wa Sallam pernah bersabda,

لَا وِتْرَانِ فِي لَيْلَةٍ

“Tidak ada 2 (kali) witir dalam 1 malam”[2].

Nabi Shollallahu ‘alaihi wa Sallam pun pernah bersabda,

اجْعَلُوا آخِرَ صَلَاتِكُمْ بِاللَّيْلِ وِتْرًا

“Jadikanlah akhir sholat kalian pada malam hari itu witir (ganjil)”[3].

Rosulullah Shollallahu ‘alaihi wa Sallam pun pernah bersabda,

مَنْ خَافَ أنْ لاَ يَقُومَ مِنْ آخِرِ اللَّيْلِ ، فَلْيُوتِرْ أوَّلَهُ ، وَمَنْ طَمِعَ أنْ يَقُومَ آخِرَهُ فَلْيُوتِرْ آخِرَ اللَّيلِ ، فَإنَّ صَلاَةَ آخِرِ اللَّيْلِ مَشْهُودَةٌ ، وذَلِكَ أفْضَلُ

Barangsiapa yang takut tidak dapat mengerjakan (qiyamul lail) pada akhir malam maka hendaklah dia mengerjakan sholat witir (ganjil) pada awal malam. Dan barangsiapa yang berkeinginan kuat mengerjakan qiyamul lail pada akhir malamnya maka hendaklah dia mengerjakannya (sholat witir/menjadikannya ganjil) pada akhir malam. Karena sholat di akhir malam dipersaksikan dan itu lebih utama”[4].

Bolehkah Mengerjakan 2 Kali Sholat Witir Dalam 1 Malam 3

Jika seorang muslim mudah baginya untuk bangun pada pada akhir malam maka hendaklah dia menutup sholatnya dengan 1 roka’at yang dengannya dia menjadikan sholat malamnya ganjil. Sedangkan bagi orang yang tidak mudah baginya untuk bangun malam maka hendaklah dia mengerjakan sholatnya (witir) ganjil pada awal malam. Bila Allah mudahkan baginya bangun, maka dia dapat sholat genap 2 raka’at 1 salam, 2 roka’at 1 salam dan tidak  perlu mengulang sholat witir (ganjilnya) sebab telah cukup sholat witir (ganjilnya) pada awal malam tadi. Hal ini berdasarkan hadits Nabi Shollallahu ‘alaihi wa Sallam yang telah disebutkan sebelumnya,

لَا وِتْرَانِ فِي لَيْلَةٍ

“Tidak ada 2 (kali) witir dalam 1 malam”[5].

 

Syaikh Ibnu Baaz

 

* * *

Untuk lebih menguatkan fatwa beliau ini, kami sertakan sebuah hadits dari Ummu Salamah Rodhiyallahu ‘anha, beliau menceritakan perbuatan Nabi Shollallahu ‘alaihi wa Sallam.

كَانَ يَرْكَعُ رَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْوِتْرِ وَهُوَ جَالِسٌ

“Merupakan sebuah kebiasaan Nabi Shollallahu ‘alaihi wa Sallam melaksanakan sholat 2 roka’at setelah mengerjakan sholat witir (ganjil) dalam keadaan duduk”[6].

Artinya Nabi Shollallahu ‘alaihi wa Sallam pernah mengerjakan sholat ganjil (witir) kemudian mengerjakan sholat genap setelahnya dalam keadaan beliau sholat sambil duduk. Allahu a’lam.

 

Setelah subuh,

5 Dzul Hijjah 1437 H, 7 September 2016 M | Aditya Budiman bin Usman bin Zubir

[1] Lihat Fatawa Islamiyah hal. 338/I Terbitan Darul Wathon, Riyadh, KSA.

[2] HR. Abu Dawud no. 1439, Tirmidzi no. 470, Ahmad no. 16339, Ibnu Hibban no. 2449. Hadits ini dishohihkan oleh Al Albani Rohimahullah.

[3] HR. Bukhori no. 998, Muslim no. 751.

[4] HR. Muslim No. 755.

[5] HR. Abu Dawud no. 1439, Tirmidzi no. 470, Ahmad no. 16339, Ibnu Hibban no. 2449. Hadits ini dishohihkan oleh Al Albani Rohimahullah.

[6] HR. Ahmad no. 26595 . Hadits ini dishohihkan oleh Syaikh Syu’aib Al Arnauth Rohimahullaih.

 

 

 

Tulisan Terkait

Leave a Reply