Bolehkah Makmum Membaca Surat Selain Al Fatihah ?

3 May

Share

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Bolehkah Makmum Membaca Surat Selain Al Fatihah ?

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maa walaah.

Ketika anda menjadi makmum pada sholat Isya misalnya. Anda memilih pendapat bahwa makmum tetap wajib membaca surat Al Fatihah pada sholat jahriyah (termasuk sholat Isya). Lantas ketika anda sudah selesai membaca surat Al Fatihah, apakah anda masih boleh membaca surat pendek setelah itu ?

Temukan jawabannya dalam soal jawab berikut[1].

Pertanyaan

Bolehkah Makmum Membaca Surat  Selain Al Fatihah 1

“Setelah imam selesai membaca surat Al Fatihah pada sholat jahriyah, para makmum membaca surat Al Fatihah. Namun aku mendengar sebagian mereka (makmum) membaca surat pendek setelah membaca surat Al Fatihah. Bagaimana hukumnya ?”

 

Jawaban :

Bolehkah Makmum Membaca Surat  Selain Al Fatihah 2

Makmum tidak boleh membaca surat selain Al Fatihah pada sholat jahriyah (misalnya sholat ‘Isya –pen). Bahkan wajib baginya untuk diam dan mendengarkan bacaan imam. Hal ini berdasarkan sabda Nabi Shollallahu ‘alaihi wa Sallam,

لَعَلَّكُمْ تَقْرَؤُنَ خَلْفَ إِمَامِكُمْ ؟ قُلْنَا : نَعَمْ. قَالَ : فَلاَ تَفْعَلُوا إِلاَّ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ

“Apakah kalian membaca (surat –pen) di belakang imam kalian ?” Para shahabat menjawab, ‘Ya’. Nabi Shollallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda, “Janganlah kalian lakukan itu kecuali surat Al Fatihah[2].

Demikian juga berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

وَإِذَا قُرِئَ الْقُرْآَنُ فَاسْتَمِعُوا لَهُ وَأَنْصِتُوا لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

“Dan apabila dibacakan Al Quran, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat”. (QS. Al A’rof [7] : 204).

Juga sabda Nabi Shollallahu ‘alaihi wa Sallam,

وَإِذَا قَرَأَ الْإِمَامُ فَأَنْصِتُوا

“Apabila imam membaca maka diamlah kalian[3].

Adapun pengecualian Surat Al Fatihah hanya dikarenakan keumumam makna hadits yang telah disampaikan. Yaitu sabda Nabi Shollallahu ‘alaihi wa Sallam,

لاَ صَلاَةَ لِمَنْ لَمْ يَقْرَأْ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ

“Tidak ada sholat bagi orang yang tidak membaca Surat Al Fatihah”[4].

Hadits ini disepakati keshohihannya”.

 

* * *

Syaikh Ibnu Baaz.

 

 

selesai diterjemahkan, setelah subuh 24 Rojab 1437 H, 2 Mei 2016 M

Aditya Budiman bin Usman bin Zubir

[1] Lihat Fatawa Islamiyah hal. 289-290/I Terbitan Darul Wathon, Riyadh, KSA.

[2] HR. Abu Dawud no. 832, Al Baihaqi dalam Sunan Al Kubro no. 2745. Hadits ini dinyatakan lemah oleh Al Albani Rohimahullah.

[3] HR. Ahmad no. 19738, Ibnu Majah no. 847. Hadits ini dinilai shohih oleh Al Albani dan Syu’aib Al Arnauth Rohimahumullah.

[4] HR. Bukhori no. 756, Muslim no. 394.

 

 

 

Tulisan Terkait

2 Comments ( ikut berdiskusi? )

  1. Fahrur Rozi
    Oct 01, 2017 @ 17:22:57

    mohon bertanya ustad kalo untuk sholat sirr apakah setelah membaca al fatihah membaca surat pendek?

    Reply

Leave a Reply