Apakah Khotib Jum’at Harus Jadi Imam ?

29 Oct

Share

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Apakah Khotib Jum’at Harus Jadi Imam ?

Alhamdulillah wa Sholatu wa Salamu ‘alaa Rosulillah Shollallahu ‘alaihi wa Sallam.

Langsung saja, biasanya khotib Jum’at merangkap sekalian Imam. Apakah harus demikian ?

Simak tanya jawab berikut.

Lanjah Da’imah (Komisi Fatwa Kerajaan Saudi Arabia pernah ditanya[1],

Apakah Khotib Jum’at Harus Jadi Imam 1

“Apakah dipersyaratkan bahwa Khotib Jum’at adalah Imam (Sholat Jum’at –pen) ?”

Beliau-beliau Rohimahumullah menjawab,

Apakah Khotib Jum’at Harus Jadi Imam 2

Jumhur/mayoritas ulama berpendapat tidak dipersyaratkannya Khotib Jum’at adalah imam sholat Jum’at karena tidak ada dalil yang menunjukkan hal tersebut. Sedangkan ulama dari kalangan Malikiyah menyelisihi pendapat jumhur. Mereka berpendapat ada persyaratan bahwa Khotib Jum’at merupakan imam sholat Jum’at. Mereka beralasan khutbah merupakan bagian sholat Jum’at. Sehingga tidak boleh membedakan imam dan khotib kecuali ada udzur. Wabillahi Taufiq”.

Lajnah Daimah

***

Diterjemahkan menjelang Maghrib, 7 Muharrom 1437 H, 20 Oktober 2015 M

Aditya Budiman bin Usman bin Jubir

[1] Lihat Fatawa Islamiyah hal. 410/I terbitan Darul Wathon, Riyadh, KSA.

 

 

 

 

 

 

Tulisan Terkait

Leave a Reply