Kera Sekarang dan Manusia yang Dijadikan Kera

23 Aug

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Kera Sekarang dan Manusia yang Dijadikan Kera

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maa walaah.

Allah Subhana wa Ta’ala dengan shifat kemahatahuan dan kemahahikmahan Nya telah menetapkan bahwasanya ada sebagian orang yang diubah menjadi kera dan babi. Misalnya dalam firman Allah ‘Azza wa Jalla,

قُلْ هَلْ أُنَبِّئُكُمْ بِشَرٍّ مِنْ ذَلِكَ مَثُوبَةً عِنْدَ اللَّهِ مَنْ لَعَنَهُ اللَّهُ وَغَضِبَ عَلَيْهِ وَجَعَلَ مِنْهُمُ الْقِرَدَةَ وَالْخَنَازِيرَ وَعَبَدَ الطَّاغُوتَ أُولَئِكَ شَرٌّ مَكَانًا وَأَضَلُّ عَنْ سَوَاءِ السَّبِيلِ

 “Katakanlah, ‘Apakah akan aku beritakan kepadamu tentang orang-orang yang lebih buruk pembalasannya dari (orang-orang fasik) itu disisi Allah, yaitu orang-orang yang dikutuki dan dimurkai Allah, di antara mereka (ada) yang dijadikan kera dan babi (Yahudi) dan (orang yang) menyembah thoghut ?’ Mereka itu lebih buruk tempatnya dan lebih tersesat dari jalan yang lurus”. (QS. Al Maidah [5] : 60)

Yang jadi pertanyaan kita, apakah kera dan babi yang ada sekarang ini merupakan keturunan dari manusia yang Allah ubah menjadi kera ini atau bukan ?

Share

Perbedaan Waktu Negara Terkait Puasa dan Berbuka (Hari Raya)

19 May

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Perbedaan Waktu Negara Terkait Puasa dan Berbuka (Hari Raya)

 

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maa walaah.

Seseorang muslim bertempat tinggal di sebuah negara. Penetapan 1 Romadhon sudah di tetapkan di negaranya. Dia pun berpuasa mengikuti ketetapan pemerintahannya tersebut. Selang beberapa hari puasa dia pun berpindah (mungkin kerja atau yang lainnya) ke negara muslim lainnya. Dia negara kedua ini penetapan puasanya lebih lambat sehari dari negara sebelumnya. Lantas bagaimanakah dia harus bersikap terkait jumlah bilangan hari puasanya dan hari rayanya ?

Mari simak tanya jawab berikut ini.

Share

Orang Yang Mendengar Kabar Hilal Sudah Tampak, Apa Do’anya

8 May

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Orang Yang Mendengar Kabar Hilal Sudah Tampak, Apa Do’anya

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maa walaah.

Alhamdulillah kita sudah memasuki Bulan Sya’ban. Artinya dalam beberapa hari ke depan insya Allah akan terdengar kabar di media sosial, elektronik maupun cetak tentang hilal Bulan Romadhon. Jika para pembaca ingin melihat bagaimana penetapan awal puasa apakah dengan hilal atau dengan hisab silakan klik link berikut.

Pada artikel sederhana kali ini, kita akan hadirkan fatwa salah seorang ulama yang tersohor di zaman kita hidup seputar apakah ada do’a bagi orang yang melihat langsung hilal ? Jika ada, apakah orang yang hanya mendengar berita atau kabar bahwa hilal telah terlihat juga disyari’atkan membacanya ?

Mari simak berikut ini.

Pertanyaan :

Fadhilatusy Syaikh Rohimahullah pernah ditanya, “Apakah ada riwayat dari Rosul Shollallahu ‘alaihi wa Sallam do’a khusus bagi orang yang melihat hilal ? Apakah boleh orang yang mendengar kabar terlihatnya hilal namun dia tidak melihatnya mengucapkan do’a tersebut ?”

Share

Tips Agar Semangat Menuntut Ilmu

16 Apr

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Tips Agar Semangat Menuntut Ilmu

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maawalaah.

Semangat seseorang menuntut ilmu tidaklah dipungkiri ada naik dan turunnya. Terutama ketika hidayah menyapa. Seseorang akan luar biasa giat menuntut ilmu. Namun seiring berjalan waktu semangat itu pun seolah memudar dan terus memudar. Oleh sebab itu kita perlu mengetahui tips dari para ulama agar kita tidak futur, bosan menuntut ilmu agama Allah ‘Azza wa Jalla. Berikut diantaranya.

 

Share

Berwudhu Dengan Air Yang Sudah Tersimpan Lama

18 Mar

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Berwudhu Dengan Air Yang Sudah Tersimpan Lama

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maa walaah.

Ketika anda melakukan safar dalam waktu yang relatif lama. Setibanya di rumah anda baru dapat mengerjakan sholat jama’ karena mendapatkan udzur safar. Namun waktu sholat ketika itu hendak habis sedangkan air yang ada adalah air yang berada di bak mandi sebelum anda safar. Bolehkah anda menggunakan air yang sudah lama ditinggal di bak mandi tersebut untuk wudhu ?

Simak tanya jawab berikut, mudah-mudahan dapat mendekatkan pada kondisi di atas.

Share

Makan Bawang Merah Udzur Tidak Sholat Jama’ah ?

19 Dec

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Makan Bawang Merah Udzur Tidak Sholat Jama’ah ?

 

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maa walaah.

Beberapa waktu yang lalu, kami pernah mendapati sebuah pernyataan seseorang bahwa makan bawang merupakan udzur untuk tidak sholat jama’ah bagi seorang pria. Tepatkah pernyataan tersebut ?

Simak penuturan Syaikh Muhammad bin Sholeh Al ‘Utsaimin Rohimahullah berikut.

Share

Haruskah Ada Niat Qoshor ?

15 Dec

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Haruskah Ada Niat Qoshor ?

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maa walaah.

Seiring dengan banyaknya mesjid yang berada di sepanjang jalan. Banyak kaum muslimin yang dalam keadaan safar memiliki kesempatan sholat di mesjid. Nah, misalkan ketika anda datang ke mesjid sholat zhuhur berjama’ah telah ditegakkan. Ketika sebelum takbir anda lupa berniat mengqoshor sholat. Bagaimana yang anda lakukan ? Apakah anda mengerjakannya 2 atau 4 roka’at ?

Share