4 Sifat Penghuni Surga

18 Jan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

4 Sifat Penghuni Surga

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maa walaah.

Setiap muslim tentu menginginkan surga. Bahkan orang kafir pun sebagian mereka mungkin menginginkan surga di kehidupan setelah kematiannya. Namun sekedar keinginan tanpa disertai tindakan nyata tentu hanya angan belaka. Oleh sebab itu yang terpenting bagi kita adalah berusaha untuk memiliki sifat atau karakter serta amalan penghuni surga yang disebutkan Allah Subhana wa Ta’ala dan Rosul Nya Shollallahu ‘alaihi wa Sallam.

Share

Mengapa Sulit Menghayati Al Qur’an

8 Jan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Mengapa Sulit Menghayati Al Qur’an

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maa walaah.

Setiap muslim tentu yakin bahwa Al Qur’an merupakan petunjuk bagi orang yang membacanya. Demikian pula dia tidak akan pernah ragu bahwa apa yang ada di Al Qur’an tidak ada sedikitpun keraguan di dalamnya. Allah Subhana wa Ta’ala berfirman,

ذَلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ فِيهِ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ

“Itulah Kitab (Al Qur’an) yang tiada keraguan sedikitpun padanya sebagai petunjuk bagi orang-orang yang bertaqwa”. (QS. Al Baqoroh [2] : 2).

Lantas mengapa kita sulit menghayati dan mengambil manfaat dari ayat Al Qur’an yang kita baca ? Mari simak penuturan Ibnu Qoyyim Rohimahullah berikut.

 

Share

Makna Asmaul Husna, Al Kholiq dan Al Khollaq

4 Jan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Makna Asmaul Husna, Al Kholiq dan Al Khollaq

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maawalaah.

Kembali kita melanjutkan artikel seputar penjelasan ringkas makna dari Asma’ul Husna Allah ‘Azza wa Jalla. Pada kesempatan kali ini kita telah sampai pada makna  Al Kholiq dan Al Khollaq.

Share

Tafsir Surat Al Kahfi (20)

24 Nov

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Tafsir Surat Al Kahfi (20)

Segala puji yang disertai pengagungan seagung-agungnya hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala dan perendahan diri kita yang serendah-rendahnyanya hanya kita berikan kepadaNya Robbul ‘Alamin yang telah menurunkan Al Qur’an sebagai petunjuk. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam, istri-istri Beliau, Keluarganya, para Sahabatnya dan ummat Beliau yang senantiasa meniti jalannya dengan baik hingga hari kiamat.

[Tafsir Surat Al Kahfi ayat 25]

Allah Subhana wa Ta’ala berfirman,

وَلَبِثُوا فِي كَهْفِهِمْ ثَلَاثَ مِاْئَةٍ سِنِينَ وَازْدَادُوا تِسْعًا

“Dan mereka tinggal dalam gua mereka tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun (lagi)”. (QS. Al Kahfi [18] : 25).

 

Share

Makna Asmaul Husna, Al Hayyu dan Al Qoyyum

9 Nov

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Makna Asmaul Husna, Al Hayyu dan Al Qoyyum

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maawalaah.

Kembali kita melanjutkan artikel seputar penjelasan ringkas makna dari Asma’ul Husna Allah ‘Azza wa Jalla. Pada kesempatan kali ini kita telah sampai pada makna  Al Hayyu dan Al Qoyyum. Kedua nama ini beberapa kali disebutkan pada satu kesempatan di dalam Al Qur’an.

Share

Tafsir Surat Al Kahfi (19)

3 Nov

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Tafsir Surat Al Kahfi (19)

 

Segala puji yang disertai pengagungan seagung-agungnya hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala dan perendahan diri kita yang serendah-rendahnyanya hanya kita berikan kepadaNya Robbul ‘Alamin yang telah menurunkan Al Qur’an sebagai petunjuk. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam, istri-istri Beliau, Keluarganya, para Sahabatnya dan ummat Beliau yang senantiasa meniti jalannya dengan baik hingga hari kiamat.

[Tafsir Surat Al Kahfi ayat 23-24]

Allah Subhana wa Ta’ala berfirman,

وَلَا تَقُولَنَّ لِشَيْءٍ إِنِّي فَاعِلٌ ذَلِكَ غَدًا (23) إِلَّا أَنْ يَشَاءَ اللَّهُ وَاذْكُرْ رَبَّكَ إِذَا نَسِيتَ وَقُلْ عَسَى أَنْ يَهْدِيَنِ رَبِّي لِأَقْرَبَ مِنْ هَذَا رَشَدًا (24)

“Dan jangan sekali-kali kamu mengatakan tentang sesuatu, “Sesungguhnya aku mengerjakan ini besok pagi. Kecuali (dengan menyebut), ‘Insya Allah’. Dan ingatlah kepada Tuhanmu jika kamu lupa dan katakanlah, “Mudah-mudahan Tuhanku akan memberiku petunjuk kepada yang lebih dekat kebenarannya dari pada ini”. (QS. Al Kahfi [18] : 23-24).

Share

Tafsir Surat Al Kahfi (18)

20 Oct

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Tafsir Surat Al Kahfi (18)

 

Segala puji yang disertai pengagungan seagung-agungnya hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala dan perendahan diri kita yang serendah-rendahnyanya hanya kita berikan kepadaNya Robbul ‘Alamin yang telah menurunkan Al Qur’an sebagai petunjuk. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam, istri-istri Beliau, Keluarganya, para Sahabatnya dan ummat Beliau yang senantiasa meniti jalannya dengan baik hingga hari kiamat.

Kembali kita melanjutkan tafsir ringkas Surat Al Kahfi setelah lebih setahun tidak diupdated di web ini. Mudah-mudahan Allah Tabaroka wa Ta’ala menganugrahkan kepada kami hidayah dan keistiqomahan untuk menyelesaikan tafsir ini. Amin

[Tafsir Surat Al Kahfi ayat 22]

Allah Subhana wa Ta’ala berfirman,

سَيَقُولُونَ ثَلَاثَةٌ رَابِعُهُمْ كَلْبُهُمْ وَيَقُولُونَ خَمْسَةٌ سَادِسُهُمْ كَلْبُهُمْ رَجْمًا بِالْغَيْبِ وَيَقُولُونَ سَبْعَةٌ وَثَامِنُهُمْ كَلْبُهُمْ قُلْ رَبِّي أَعْلَمُ بِعِدَّتِهِمْ مَا يَعْلَمُهُمْ إِلَّا قَلِيلٌ فَلَا تُمَارِ فِيهِمْ إِلَّا مِرَاءً ظَاهِرًا وَلَا تَسْتَفْتِ فِيهِمْ مِنْهُمْ أَحَدًا

“Nanti (ada orang yang akan) mengatakan (jumlah mereka) adalah tiga orang yang keempat adalah anjingnya, (yang lain) mengatakan, “(jumlah mereka) adalah lima orang yang keenam adalah anjing nya”, sebagai terkaan terhadap barang yang ghaib. Dan (yang lain lagi) mengatakan, “(jumlah mereka) tujuh orang, yang ke delapan adalah anjingnya”. Katakanlah, “Tuhanku lebih mengetahui jumlah mereka, tidak ada orang yang mengetahui (bilangan) mereka kecuali sedikit”. Karena itu janganlah engkau (Muhammad) bertengkar tentang hal mereka, kecuali pertengkaran lahir saja dan jangan kamu menanyakan tentang mereka (pemuda-pemuda itu) kepada seorangpun di antara mereka”. (QS. Al Kahfi [18] : 22).

Share