Allah Berada Di Atas Langit

25 Mar

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Allah Berada Di Atas Langit

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maawalaah.

Diantara misi pengutusan para Nabi ‘alaihimussalam adalah mengajarkan ummatnya tentang bagaimana mengenal Allah ‘Azza wa Jalla. Nama dan Shifat Allah bertebaran di Al Qur’an Al Karim yang kita baca.

Salah satu hal mendasar yang sudah selayaknya diketahui seorang muslim adalah keberadaan Allah Subhana wa Ta’ala. Inilah sebuah permasalahan mendasar yang sudah mulai tergerus dengan badai ombak fitnah kebodohan dan ketidakpedulian dengan ilmu agama Allah ‘Azza wa Jalla. Cobalah anda tanyakan kepada diri anda sendiri, istri, anak, tetangga atau siapaun itu yang notabene muslim, ‘Dimana Allah Dzat Yang Engkau Sembah ?’ Beragam jawaban yang akan anda dapatkan.

Share

Tafsir Surat Al Kahfi (21)

23 Mar

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Tafsir Surat Al Kahfi (21)

Segala puji yang disertai pengagungan seagung-agungnya hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala dan perendahan diri kita yang serendah-rendahnyanya hanya kita berikan kepadaNya Robbul ‘Alamin yang telah menurunkan Al Qur’an sebagai petunjuk. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam, istri-istri Beliau, Keluarganya, para Sahabatnya dan ummat Beliau yang senantiasa meniti jalannya dengan baik hingga hari kiamat.

[Tafsir Surat Al Kahfi ayat 26]

Allah Subhana wa Ta’ala berfirman,

قُلِ اللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا لَبِثُوا لَهُ غَيْبُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ أَبْصِرْ بِهِ وَأَسْمِع مَا لَهُمْ مِنْ دُونِهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلَا يُشْرِكُ فِي حُكْمِهِ أَحَدًا

“Katakanlah, “Allah lebih mengetahui berapa lamanya mereka tinggal (di gua); kepunyaan-Nya-lah semua yang tersembunyi di langit dan di bumi. Alangkah tajam penglihatan-Nya dan alangkah tajam pendengaran-Nya; tak ada seorang pelindungpun bagi mereka selain dari pada-Nya; dan Dia tidak mengambil seorangpun menjadi sekutu-Nya dalam menetapkan keputusan”. (QS. Al Kahfi [18] : 26).

Share

Ucapkan Salam Ketika Masuk Rumah

1 Mar

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Ucapkan Salam Ketika Masuk Rumah

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maawalaah.

Sejauh mana pun kita berjalan tentu akhirnya kita ingin kembali menginjakkan kedua kaki di rumah kita, walaupun rumah kita hanya berupa gubuk nan reot. Di saat yang bersamaan pula, setiap muslim dan muslimah tentu tidak ingin syaithon menyertainya ketika itu. Namun tak sedikit dari kita yang belum mengetahui sebab-sebab agar syaithon tidak menyertai anda ketika anda dan keluarga anda sedang bercengkarama dengan penuh kehangatan di rumah.

Untuk itu mari simak beberapa potong kalimat berikut ini.

Share

Antara Fajar dan ‘Ashar

25 Feb

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Antara Fajar dan ‘Ashar

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maawalaah.

Waktu merupakan sesuatu yang sering kita lalaikan padahal dia adalah sesuatu yang sangat berharga. Saking berharganya, Allah Subhana wa Ta’ala berulang kali membuka surat dalam Al Qur’an sumpah dengan waktu.

Diantara waktu yang Allah ‘Azza wa Jalla bersumpah dengannya adalah waktu fajar dan ‘ashar. Allah Subhana wa Ta’ala berfirman membuka surat Al Fajr,

وَالْفَجْرِ

 “Demi waktu fajar”. (QS. Al Fajr [89] : 1)

Share

4 Sifat Penghuni Surga

18 Jan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

4 Sifat Penghuni Surga

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maa walaah.

Setiap muslim tentu menginginkan surga. Bahkan orang kafir pun sebagian mereka mungkin menginginkan surga di kehidupan setelah kematiannya. Namun sekedar keinginan tanpa disertai tindakan nyata tentu hanya angan belaka. Oleh sebab itu yang terpenting bagi kita adalah berusaha untuk memiliki sifat atau karakter serta amalan penghuni surga yang disebutkan Allah Subhana wa Ta’ala dan Rosul Nya Shollallahu ‘alaihi wa Sallam.

Share

Mengapa Sulit Menghayati Al Qur’an

8 Jan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Mengapa Sulit Menghayati Al Qur’an

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maa walaah.

Setiap muslim tentu yakin bahwa Al Qur’an merupakan petunjuk bagi orang yang membacanya. Demikian pula dia tidak akan pernah ragu bahwa apa yang ada di Al Qur’an tidak ada sedikitpun keraguan di dalamnya. Allah Subhana wa Ta’ala berfirman,

ذَلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ فِيهِ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ

“Itulah Kitab (Al Qur’an) yang tiada keraguan sedikitpun padanya sebagai petunjuk bagi orang-orang yang bertaqwa”. (QS. Al Baqoroh [2] : 2).

Lantas mengapa kita sulit menghayati dan mengambil manfaat dari ayat Al Qur’an yang kita baca ? Mari simak penuturan Ibnu Qoyyim Rohimahullah berikut.

 

Share

Makna Asmaul Husna, Al Kholiq dan Al Khollaq

4 Jan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Makna Asmaul Husna, Al Kholiq dan Al Khollaq

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maawalaah.

Kembali kita melanjutkan artikel seputar penjelasan ringkas makna dari Asma’ul Husna Allah ‘Azza wa Jalla. Pada kesempatan kali ini kita telah sampai pada makna  Al Kholiq dan Al Khollaq.

Share