Mengakui Kesalahan Itu Sesuatu Yang Sulit

12 Dec

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Mengakui Kesalahan Itu Sesuatu Yang Sulit

 

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maawalaah.

Dimasa kecil, pernahkah anda disalahkan kedua orang tua anda karena melakukan sesuautu ? Pernahkah anda disalahkan guru anda ketika mengenyam pendidikan di sekolah ? Pernahkah anda menyalahkan anak anda ketika anda menilai dia berbuat salah ? Atau pernahkah anda menyalahkan perbuatan teman anda ? Pernahkah anda menyalahkan anak murid anda ? Kebanyakan kita tentu menjawab pernah. Namun apakah semua itu anda lakukan karena anda tidak suka dengan personalnya ? Insya Allah tidak, namun boleh jadi sebagian orang iya. Tahukah anda ini merupakan salah satu bagian dari agama yaitu menasehati dan amar ma’ruf nahi munkar.

Kita bukan sedang akan membahas adab adab menasihati, mengkritik atau amar ma’ruf nahi munkar. Namun yang kita bahas, adalah mengakui kesalahan di masa lalu menunjukkan jiwa dan kekuatan iman yang luar biasa besar.

Share

Bagaimana Kematian Dapat Membuat Sholat Jadi Khusyu’

2 Dec

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Bagaimana Kematian Dapat Membuat Sholat Jadi Khusyu’

 

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maawalaah.

Kita semua tentu ingin sholat kita menjadi sholat yang khusyu’. Hal pertama yang harus kita ketahui adalah apa itu khusyu’ ?

 

Share

Penyakit Yang Harus Dijauhi Penuntut Ilmu Part 1

4 Oct

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Penyakit Yang Harus Dijauhi Penuntut Ilmu Part 1

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maawalaah.

Menuntut ilmu agama merupakan sebuah ibadah yang bernilai luar biasa. Keutamannya pun demikian dahsyat bahkan dia adalah salah satu tanda bahwasanya Allah Tabaroka wa Ta’ala menginginkan kebaikan (surga) kepada orang yang menuntut ilmu. Nabi Shollallahu ‘alaihi wa Sallam,

وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ

“Barangsiapa yang menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu maka Allah akan mudahkan baginya untuk menuju surga”[1].

Namun demikian, musuh kita, syaithon tentu tidak akan senang jika kita mendapatkan keutamaan tersebut. Oleh sebab itu dia tentu akan menjadikan seseorang keliru, salah dan terjangkit penyakit yang akan merusak ibadah menuntut ilmu tersebut. Syaikh Muhammad bin Sholeh Al ‘Utsaimin Rohimahullah membuat sebuah bahasan tersendiri dalam Kitabul Ilmi, ‘Kesalahan-kesalahan yang wajib diwaspadai (penuntut ilmu –pen)’

 

Share

Mengangkat Tangan Dalam Sholat Menurut Imam Syafi’i

30 Sep

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Mengangkat Tangan Dalam Sholat Menurut Imam Syafi’i

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maa walaah.

Imam Syafi’i (Wafat Tahun 204 H) Rohimahullah memiliki kedudukan yang sangat mulia di hati kaum muslimin di Indonesia. Beliaulah anutan, imam dan tonggak pendapat mayoritas ummat Islam di negeri ini. Bahkan sebagian besar masyarakat kita memberikan nama anaknya dengan Syafi’i walaupun nama sang Imam adalah Muhammad bin Idris. Demikianlah gambaran kecintaan penduduk muslim negara ini terhadap beliau.

Pada kesempatan kali ini kami mencoba menukil perkataan beliau dari kitab karya beliau sendiri yaitu Al Umm. Tujuan kami adalah agar kita lebih dekat dengan beliau lewat tulisan beliau langsung dan menambah khasanah keilmuan terutama dalam masalah fiqh.

Share

1 Maksiat Melahirkan Maksiat Berikutnya

17 Sep

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

1 Maksiat Melahirkan Maksiat Berikutnya

 

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maa walaah.

Pernahkah kita bertanya, berfikir dan merenungkan keadaan diri kita ? Apakah kita pernah melakukan sebuah kemaksiatan ? Lantas semakin hari kok kemaksiatan kita semakin bertambah banyak ? Apakah penyebabnya ?

Penulis Al Qomush Al Muhith Rohimahullah mengatakan,

“Al ‘Ishyaan (maksiat) adalah kebalikan dari keta’atan”[1].

Share

Beda Sabar dan Ridho

7 Aug

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Beda Sabar dan Ridho

 

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maawalaah.

Diantara buah keimanan yang benar terhadap takdir Allah (klik di sini) atau dalam bahasa syari’atnya qodho dan qodar Allah adalah adanya keridhoan seorang hamba atas apa yang Allah takdirkan pada dirinya dan kehidupannya.

Lantas apa yang dimaksud dengan ridho ? Dan apa bedanya dengan sabar ?

Share

Tercelanya Kesombongan

21 Jul

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Tercelanya Kesombongan

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maa walaah.

Ada sebuah dosa yang merupakan dosa pertama kepada Allah Ta’ala. Sebuah dosa yang dosa yang digariskan, dicontohkan Iblis kepada para pengikutnya. Dia pun meridhoi dosa tersebut untuk orang-orang yang mengikutinya. Dia akan menempatkan mereka pada posisi kehancuran yang luar biasa, kerusakan besar karena telah mewarisi dosa yang buruk akibatnya ini. Ketahuilah dosa tersebut adalah kesombongan. Inilah dosa dan kemaksiatan yang yang paling buruk. Wajib bagi seorang hamba Allah yang beriman untuk mewaspadainya. Sebab dosa ini akan menghasilkan dosa-dosa lainya dan menggiring pada berbagai keburukan. (لأنه ذنبٌ يوقِع في ذنوب وشرٌ يجر إلى شرور)

Share