Beberapa Adab Kepada Orang Tua (3)

13 Mar

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Beberapa Adab Kepada Orang Tua (3)

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maawalaah.

Melanjutkan adab-adab sebelumnya kepada kedua orang tua. Adab berikutnya adalah tidak duduk sementara orang tua berdiri.

Syaikh Musthofa Al ‘Adawiy Hafizhahullah mengatakan[1],

Penuntut Ilmu Membusungkan Dada

6 Mar

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Penuntut Ilmu Membusungkan Dada

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maawalaah.

Layaknya padi, semakin berisi semakin merunduk. Demikianlah ilmu jika dituntut dengan niat yang benar. Seorang yang berilmu semakin lama akan semakin merasakan bahwa ilmu yang ada pada dirinya belum ada apa-apanya. Namun sebaliknya ketika seorang yang menuntut ilmu namun niatnya masih salah maka dia akan seperti air yang dangkal beriak namun tak dalam. Ucapannya, komentarnya lebih banyak dibandingkan ilmunya. Dia pun sangat ingin dianggap orang sebagai ustadz, orang yang berilmu. Keberadaan dirinya selalu ingin mendapatkan pengakuan dari orang lain. Rasa hatinya dialah yang lebih berilmu dibandingkan orang lain.

Nah, berikut ada sebuah untaian ringkas dari Syaikh Muhammad  bin Sholeh Al ‘Utsaimin Rohimahullah seputar penuntut ilmu yang membusungkan dadanya.

 

Ucapkan Salam Ketika Masuk Rumah

1 Mar

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Ucapkan Salam Ketika Masuk Rumah

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maawalaah.

Sejauh mana pun kita berjalan tentu akhirnya kita ingin kembali menginjakkan kedua kaki di rumah kita, walaupun rumah kita hanya berupa gubuk nan reot. Di saat yang bersamaan pula, setiap muslim dan muslimah tentu tidak ingin syaithon menyertainya ketika itu. Namun tak sedikit dari kita yang belum mengetahui sebab-sebab agar syaithon tidak menyertai anda ketika anda dan keluarga anda sedang bercengkarama dengan penuh kehangatan di rumah.

Untuk itu mari simak beberapa potong kalimat berikut ini.

7 Adab Bersosial Media

22 Feb

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

7 Adab Bersosial Media

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maawalaah.

Sosial media merupakan sebuah hal yang tidak terpisahkan dari kehidupan modern. Mulai dari Facebook, Twitter, BBM, WA, Line, Telegram dan seterusnya. Seseorang dapat dengan mudah berinteraksi dengan orang yang sangat jauh sekalipun melalui sosial media. Oleh karena itu sebagai seorang muslim sudah sepantasnya mengetahui beberapa adab bersosial media.

Berikut kami sebutkan diantara adab bersosial media.

Beberapa Adab Kepada Orang Tua (2)

20 Feb

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Beberapa Adab Kepada Orang Tua (2)

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maawalaah.

Melanjutkan adab-adab sebelumnya kepada kedua orang tua. Adab berikutnya adalah tidak mendahului kedua orang tua dalam berbicara.

Seorang shahabat yang mulia anak dari seorang yang mulia ‘Abdullah bin ‘Umar Rodhiyallahu ‘anhuma telah memberikan teladan kepada kita.

Memaafkan, Berarti Kebaikan Anda Akan Berlipat

16 Feb

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Memaafkan, Berarti Kebaikan Anda Akan Berlipat

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maawalaah.

Pelipatgandaan merupakan suatu yang sangat diinginkan. Sehingga banyak orang yang tertipu dengan infestasi bodong berkedok pelipatgandaan uang. Contohnya yang belum hilang dari ingatan kita, kasus penipuan berkedok penggandaan uang Dimas Kanjeng.

Ketahuilah kesabaran juga memiliki pelipatgandaan kebaikan untuk anda. Semakin anda berusaha sabar terhadap gangguan orang lain maka semakin banyak pula pelipatgandaan kebaikan untuk anda. Inilah motifasi terakhir yang diberikan Ibnu Taimiyah Rohimahullah untuk membantu seseorang meraih kesabaran atas gangguan orang lain.

Beberapa Adab Kepada Orang Tua (1)

13 Feb

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Beberapa Adab Kepada Orang Tua (1)

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maawalaah.

Dalam banyak kesempatan kita sering kali meneteskan air mata ketika ada orang lain yang membacakan kisah seputar durhaka ataupun bakti kepada kedua orang tua. Bahkan ada sebagian orang yang latah membuat perayaan hari ibu ataupun hari ayah satu hari dalam setahun. Mungkin ini muncul dari sikap kasih sayang seorang anak secara spontanitas. Namun dalam banyak hal tindakan spontanitas tanpa adanya ilmu yang benar malah menghasilkan sesuatu yang kurang baik.

Salah satu bukti nyata kita benar-benar tulus ingin berbuat baik kepada kedua orang tua kita adalah dengan menerapkan berbagai adab-adab Islam dalam bermuamalah bersama orang tua. Inilah yang insya Allah lebih bermanfaat bagi orang tua anda dari pada sepotong kue tart setahun sekali.