Kenalkan Anakmu pada Nama dan Shifat Allah

29 Oct

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Kenalkan Anakmu pada Nama dan Shifat Allah

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maawalaah.

Baru saja beberapa jam yang lalu, penulis membaca status salah seorang teman Facebook. Status itu berisikan sebuah pembahasan yang selalu menarik untuk dikaji berulang-ulang, yaitu pembahasan terkait Nama dan Shifat Allah ‘Azza wa Jalla. Kitab ringkas tersebut diberi judul oleh penulisnya dengan nama “Liannakallah, Rihlatu ilas Sama’is Sabi’ah. Buah karya Syaikh Ali bin Jabir Al Faifiy Hafizhahullah. Karena dalam status itu terlihat sisi penulisannya unik dan agar sedikit berbeda, lalu kami mencoba menyelami dunia maya untuk mencari file pdf-nya. Siapa tahu ada. Pengen langsung beli sih, namun ongkirnya mahal kalau cuma beli satu aja. Alhamdulillah begitu mencari langsung ketemu di baris pertama. Dan langsung download.

Share

Sibuk, Tidak Sempat Hadir di Majelis Ilmu

8 Oct

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Sibuk, Tidak Sempat Hadir di Majelis Ilmu

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maa walaah.

Menuntut ilmu adalah sebuah kewajiban bagi setiap muslim dan muslimah. Nabi Shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ

“Menuntut ilmu (agama) wajib bagi setiap muslim”[1].

Semakin butuh seorang muslim akan suatu ilmu yang urgen baginya maka menuntut ilmu tersebut pun menjadi semakin wajib baginya. Misalnya setiap muslim tentu harus sholat. Maka menuntut ilmu agama terkait fikih sholat wajib hukumnya bagi setiap muslim. Misal lainnya, seorang muslim yang berprofesi sebagai pedang, maka wajib baginya menuntut ilmu terkait fikih jual beli. Demikian seterusnya.

Namun terkadang, kita tidak mampu menghadiri langsung kajian agama sebab waktunya pas dengan jadwal kerja atau jadwal kuliah dan sebagainya. Lantas bagaimana ?

Share

Dampak Bergaul Dengan Orang yang Menyia-nyiakan Waktu

26 Jul

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Dampak Bergaul Dengan Orang yang Menyia-nyiakan Waktu

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maa walaah.

Waktu adalah suatu yang amat berharga. Bahkan sebagian yang mungkin orientasinya dunia mengibaratkan waktu itu adalah uang. Namun rasanya, jika direnungkan maka waktu lebih berharga berlipat-lipat dari uang. Lihatlah ketika momen lebaran, betapa banyak uang, tenaga, fikiran dan lain-lain habis untuk sekedar melewatkan momen lebaran bersama keluarga.

Share

Perhatikan Agama Anakmu

19 Jul

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Perhatikan Agama Anakmu

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maa walaah.

Anak merupakan anugrah yang teramat besar bagi orang tuanya. Betapa tidak, setelah sepasang suami istri menikah, hal yang menjadi cita-cita pertama mereka adalah memiliki anak. Ini terlihat jelas sejak keduanya mendapati kabar bahwa sang istri telah mengandung. Kebahagian itu pun memuncak ketika sang anak meneriakkan tangisan pertamanya. Masih banyak lagi gambaran dan cerita indah tentang penantian sang buah hati.

Share

Jangan Menyerah, Romadhon Belum Usai

31 May

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Jangan Menyerah, Romadhon Belum Usai

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maa walaah.

Hari ini adalah hari ke-26 Romadhon. Artinya nanti malam adalah malam ke-27 Romadhon tahun ini. Kita memuji Allah ‘Azza wa Jalla karena masih mendapatkan hidayah taufiq dan irsyad dalam menjalankan ibadah puasa dan sholat malam.

Hari demi hari bulan penuh ampunan ini telah berlalu. Hari-hari istimewa itu berlalu demikian cepat. Syaikh Prof. DR. Abdur Rozzaq Hafizhahullah mengatakan,

Karena sesungguhnya Romadhon sebagaimana datangnya cepat perginya pun cepat. Oleh karena itu persiapkanlah diri kalian untuk melaksanakan amal-amal yang mulia dan berbagai keta’atan serta berbagai ibadah yang kalian suka membawanya bila kalian bertemu dengan Robb kalian, Allah Tabaroka wa Ta’ala[1].

Share

Muroqobah, Adab Pertama Bagi Penuntu Ilmu

17 Jan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Muroqobah, Adab Pertama Bagi Penuntu Ilmu

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maa walaah.

Tidak perlu diragukan lagi, ilmu merupakan sebuah pembeda yang nyata baik dalam urusan dunia, pun demikian urusan akhirat. Misalnya saja seorang sarjana tentu memiliki gaji yang berbeda dengan seorang yang lulusan SD. Dalam urusan agama pun, nuansa ilmu sangat berpengaruh dalam penetapan hukum. Lihatlah, hasil buruan hewan terlatih berbeda dengan yang tidak terlatih. Yang satu halal sedang yang lainnya tidak.

Melangkah lebih jauh lagi, penuntut ilmu pun terbedakan dengan orang yang hanya datang ke majelis ilmu untuk sekedar mengisi kekosongan waktu. Pembeda tersebut adalah bagaimana mereka para penuntut ilmu demikian menghargai ilmu yang dia cari. Salah satunya adalah dengan melihat bagaimana adab mereka.

Share

Ketika Hati Yang Lalai Bersanding Dengan Hawa Nafsu

14 Jan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Ketika Hati Yang Lalai Bersanding Dengan Hawa Nafsu

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maa walaah.

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman untuk memerintahkan kita agar tidak menuruti, mengikuti orang-orang yang lalai hatinya dari mengingat dan mengambil peringatan dari-Nya,

وَلَا تُطِعْ مَنْ أَغْفَلْنَا قَلْبَهُ عَنْ ذِكْرِنَا وَاتَّبَعَ هَوَاهُ وَكَانَ أَمْرُهُ فُرُطًا

 “Dan Janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu sia-sia”. (QS. Al Kahfi [18] : 28).

Share