Ragu Kafirnya Orang Kafir

26 Dec

Share

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Ragu Kafirnya Orang Kafir

Alhamdulillah wa Sholatu wa Salamu ‘alaa Rosulillah Shollallahu ‘alaihi wa Sallam.

Pernah terbersik di benak anda judul di atas ? Mari simak tanya jawab berikut.

Pertanyaan,

Syaikh DR. Sholeh bin Fauzan Al Fauzan Hafidzahullah pernah ditanya,

سؤال : هل من شك في كفر المشركين في قلبه ولم يتلفظ بلسانه يكفر ؟ وما الفرق بين هذا و حديث النفس ؟

“Apakah dinilai kafir, orang yang ragu di dalam hatinya tentang kafirnya orang-orang musyrik (kafir –pen.) namun dia tidak mengucapkan keraguannya tersebut ? Apa perbedaan hal tersebut dengan sekedar terlintas di benak ?”

Jawaban,

جواب : الشك يكون في القلب. فإذا تردد في المشركين هل هم كافر أم لا فإنه يترد بذلك. فإن يتلفظ فالأمر أشد. و أما حديث النفس من غير شك فأنه لا يضر.

“Ragu merupakan sesuatu yang terletak/terjadi di hati. Jika dia bimbang apakah orang musyrik kafir atau tidak maka dia telah meragukan hal itu. Jika dia mengucapkannya maka perkaranya menjadi lebih parah. Adapun sekedar terlintas di benak namun tanpa ada keraguan maka hal itu tidaklah mengapa”.

 

[Lihat Syarh Nawaaqidul Islam oleh Syaikh DR. Sholeh Al Fauzan Hafidzahullah hal. 94-95 terbitan Maktabah Ar Rusyd, Riyadh, KSA]

 

Setelah ‘Isya 24 Shofar 1436 H/ 16 Desember 2014 M. Aditya Budiman bin Usman

Tulisan Terkait

Leave a Reply