Pembatal Keislaman = Pembatal Keimanan ?

12 Aug

Share

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Pembatal Keislaman = Pembatal Keimanan ?

Segala puji hanya milik Allah ‘Azza wa Jalla. Dzat yang telah menciptakan langit dan bumi serta segala isinya. Sholawat serta salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi was sallam kepada istri-istri beliau dan seluruh sahabatnya Ridwanullah alaihim ajma’in.

[Pertanyaan]

“Apakah ada perbedaan antara pembatal keislaman dan pembatal keimanan ?”

[Jawab]

Kedua hal tersebut adalah dua hal yang tidak ada bedanya. Pembatalan keislaman yang sah adalah pembatal keimanan. Akan tetapi dapat saja didapati seorang yang muslim hanya di lisannya saja padahal sebenarnya dia adalah orang yang munafik, sebagaimana firman Allah Ta’ala tentang orang yang islamnya telah batal,

وَلَقَدْ قَالُوا كَلِمَةَ الْكُفْرِ وَكَفَرُوا بَعْدَ إِسْلَامِهِمْ

“Sesungguhnya mereka telah mengucapkan perkataan kekafiran, dan telah menjadi kafir sesudah sebelumnya Islam”. (QS. At Taubah [9] : 74).

Firman Allah untuk orang mukmin yang imannya telah batal (munafik),

لَا تَعْتَذِرُوا قَدْ كَفَرْتُمْ بَعْدَ إِيمَانِكُمْ

“Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah sebelumnya kalian beriman”.

(QS. At Taubah [9] : 66)[1].

Diterjemahkan dengan perubahan seperlunya dari Durus Fii Syarh Nawaaqidul Islaam oleh Syaikh DR. Sholeh bin Fauzan Al Fauzan hal. 29 terbitan Maktabah Ar Rusyd, Riyadh, KSA

Menjelang Zhuhur, Rantauprapat, 11 Romadhon 1432 H/11 Agustus 2011 M

Aditya Budiman bin Usman



[1] Lihat pembahsan ayat ini dalam tulisan kami yang berjudul “Ajaran Nabimu Jangan Kau Ejek”.

 

Tulisan Terkait

One Comment ( ikut berdiskusi? )

  1. mila
    May 08, 2016 @ 22:56:51

    na’udzubillah min kufr, semoga Allah menetapkan iman islamku dan keluarga…

    Reply

Leave a Reply