Kekhususan Asmaul Husna, Allah

8 Aug

Share

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Kekhususan Asmaul Husna, Allah

 

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maawalaah.

Pada artikel yang telah lalu kita telah sampaikan beberapa pendapat seputar nama Allah yang paling agung. Pendapat yang paling masyhur dan paling mendekati kebenaran bahwa nama Allah ‘Azza wa Jalla yang paling agung adalah Allah (silakan klik di sini). Berikut diantara kekhususan nama Allah ‘Azza wa Jalla ini.

 

Syaikh Prof. DR. ‘Abdur Rozzaq Hafizhahullah mengatakan,

Kekhususan Asmaul Husna, Allah 1

Diantara kekhususan nama ini sesungguhnya nama ini merupakan ashl/pokok dari Nama-nama Allah yang husna dan seluruh nama-nama Allah disandarkan kepadanya. Allah Ta’ala berfirman,

وَلِلَّهِ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَى فَادْعُوهُ بِهَا

 “Dan hanya milik Allah Nama-nama yang husna maka berdo’alah dengannya”. (QS. Al A’rof [7] : 180)

Juga,

اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ لَهُ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَى

“Allah tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Dia. Dia mempunyai al asmaaul husna (nama-nama yang terbaik)”. (QS. Thoha [20] : 8)

Juga,

هُوَ اللَّهُ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ عَالِمُ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ هُوَ الرَّحْمَنُ الرَّحِيمُ (22) هُوَ اللَّهُ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْمَلِكُ الْقُدُّوسُ السَّلَامُ الْمُؤْمِنُ الْمُهَيْمِنُ الْعَزِيزُ الْجَبَّارُ الْمُتَكَبِّرُ سُبْحَانَ اللَّهِ عَمَّا يُشْرِكُونَ (23) هُوَ اللَّهُ الْخَالِقُ الْبَارِئُ الْمُصَوِّرُ لَهُ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَى يُسَبِّحُ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ (24)

“Dialah Allah Yang tiada sesembahan yang benar selain Dia, Yang Mengetahui yang ghaib dan yang nyata, Dia-lah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Dialah Allah Yang tiada sesembahan yang benar selain Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan Keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki segala Keagungan, Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan. Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Asmaaul Husna. Bertasbih kepadaNya apa yang di langit dan bumi.Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”. (QS. Al Hasyr [59] : 22-24)

Disebutkan bahwa nama Ar Rohman, Ar Rohim, Al Kholiq, Ar Rozzaq, Al ‘Aziz, Al Hakim merupakan nama-nama Allah. Namun tidak dikatakan bahwa Allah merupakan bagian dari Nama Ar Rohman, Ar Rohim atau Al ‘Aziz. Demikian seterusnya”.

Beliau juga mengatakan,

Kekhususan Asmaul Husna, Allah 2

“Diantara kekhususan nama ini bahwasanya nama ini merupakan konsekwensi dari seluruh makna asmaul husna dan merupakan penunjuk atasnya secara umum. Asmaul husna merupakan rincian dan penjelasan terhadap shifat ilahiyah yang merupakan shifat kemuliaan, kesempurnaan dan keagungan. Nama ini merupakan acuan, sumber dan poros dari seluruh asmaul husna dan maknanya”.

Beliau juga mengatakan,

Kekhususan Asmaul Husna, Allah 3

“Diantara kekhususan nama ini bahwasanya huruf alif dan lam nya tidak gugur/hilang ketika dalam konteks nida’/ panggilan. Maka dikatakan, ‘Yaa Allah (يَا الله)  sehingga huruf alim dan lam pada nama ini seperi bagian asasi/mendasar (yang tidak terpisahkan -pen). Adapun seluruh asamaul husna yang lain jika terletak dalam konteks nida’/ panggilan maka huruf alif dan lamnya akan gugur, sehingga tidaklah dikatakan ‘Ya Ar Rohman (يَا الرَّحْمَنُ), Ya Ar Rohim (يَا الرَّحِيْمُ), Ya Al Kholiq (يَا الخَالِقُ)’. Namun yang tepat disebutkan ‘Ya Rohman (يَا رَحْمَنُ),  Ya Rohim (يَا رَحِيْمُ), Ya Kholiq (يَا خَالِقُ)”.

Beliau juga mengatakan,

Kekhususan Asmaul Husna, Allah 4

“Diantara kekhususan nama ini bahwa nama ini terdapat pada hampir seluruh dzikir yang ada riwayatnya. Sehingga ucapan tahlil, takbir, tahmid, tasbih, Laa Hawla wa Laa Quwwata Ill Billah, istirja’, basmalah dan seterusnya yang merupakan bagian dari dzikir terdapat nama ini dan tidak terpisahkan darinya. Ketika seorang muslim bertakbir (Allahu Akbar -pen) maka dia menyebut nama ini. Ketika dia bertahlil (Laa Ilaaha Illallah -pen) maka diapun menyebut nama ini. Demikian juga pada dzikir yang lain”.

Terakhir beliau mengatakan,

Kekhususan Asmaul Husna, Allah 5

“Diantara kekhususan nama ini bahwa nama ini merupakan asmaul husna yang paling banyak disebutkan dalam Al Qur’an Al Karim. Nama ini disebutkan dalam Al Qur’an lebih dari 2200 kali dan ini tidak terjadi pada asmaul husna yang lain. Demikian juga Allah ‘Azza wa Jalla memulai dengan nama ini sebanyak 33 ayat

 

[Diringkas dari Kitab Fiqh Asma’ul Husna oleh Prof. DR. ‘Abdur Rozzaq hal. 91-94 terbitan Dar Ibnul Jauziy, Riyadh]

Mudah-mudahan keterangan di atas dapat menambah keimanan kita ketika menyebutkan Nama Allah ‘Azza wa Jalla yang paling agung ini.

 

 

 

 

29 Syawwal 1437 H, 3 Agustus 2016 M

Aditya Budiman bin Usman bin Zubir

 

Tulisan Terkait

One Comment ( ikut berdiskusi? )

Leave a Reply