Buat Yang Masih Meyakini Nabi Isa ‘Alaihissalam Adalah Anak Allah

4 Nov

Share

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Buat Yang Masih Meyakini Nabi Isa ‘Alaihissalam Adalah Anak Allah

 

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maa walaah.

Pernah gak kita terpikir bagaimana menyadarkan orang Nashrani tentang betapa anehnya keyakinan mereka, kok masih mau menyembah Nabi Isa ‘alaihissalam ? Menganggap Nabi Isa ‘alahissalam sebagai anak Allah ‘Azza wa Jalla ?

Maka katakan ini kepada mereka. Allah Subhana wa Ta’ala berfirman,

إِنَّ مَثَلَ عِيسَى عِنْدَ اللَّهِ كَمَثَلِ آَدَمَ خَلَقَهُ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ قَالَ لَهُ كُنْ فَيَكُونُ

“Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi AllAh, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya, “Jadilah” (seorang manusia), maka jadilah dia”. (QS. Ali ‘Imron [3] : 59)

Syaikh Muhammad bin Sholeh Al ‘Utsaimin Rohimahullah mengatakan,

Buat Yang Masih Meyakini Nabi Isa ‘Alaihissalam Adalah Anak Allah 1

“Terlah berlalu penjelasan kepada kita bahwa ayat ini turun ketika utusan dari Nejron datang menemui Rosulullah Shollallahu ‘alaihi wa Sallam. Mereka adalah orang-orang Nashrani. Mereka datang menemui Nabi Shollallahu ‘alaihi wa Sallam pada tahun 9 setelah peristiwa hijrah”[1].

Beliau Rohimahullah melanjutkan,

Buat Yang Masih Meyakini Nabi Isa ‘Alaihissalam Adalah Anak Allah 2

“Firman Allah Ta’ala (إِنَّ مَثَلَ عِيسَى عِنْدَ اللَّهِ كَمَثَلِ آَدَمَ) yaitu keadaan Isa di sisi Allah seperti keadaan Adam, tidak ada perbedaannya. Maka sebagaimana kita sepakat bahwa Allah ‘Azza wa Jalla menciptakan Nabi Adam tanpa ayah dan ibu (orang Nashrani mengakui ini) lantas bagaimana keadaan orang Nashrani kok bisa mengatakan, ‘Bagaimana Allah menciptakan Isa tanpa ayah ? Tidak lain dan tidak bukan ini menunjukkan bahwa Isa adalah Anak Allah’ Na’udzu billah. Meraka orang-orang Nashrani mengatakan, ‘Sesunguhnya anak Allah merupakan bagian darinya (konsep trinitas)’. Namun mereka tidak mengatakan, ‘Sesungguhnya Nabi Adam juga anak Allah’ padahal kalaulah ada orang yang mengaku-ngaku demikian dari kalangan manusia tentulah Nabi Adam lebih layak untuk itu. Karena dia tidak punya ayah dan ibu. Sedangkan Nabi Isa ‘alaihissalam masih memiliki salah satu orang tua yaitu ibu”[2].

Buat Yang Masih Meyakini Nabi Isa ‘Alaihissalam Adalah Anak Allah 3

“Jika kita katakan bahwa tidak mungkin seseorang ada melainkan dari seorang ayah tanpa ibu, atau dari seorang ibu tanpa ayah. Maka kita katakan tidak ada seorangpun yang ada tanpa ayah ataupun ibu. Jika kalian wahai orang-orang Nashrani mengakui bahwa Nabi Adam bukan anak Allah maka kalian wajib juga menyakini bahwa Nabi Isa bukan Anak Allah. Karena Nabi Isa semisal dengan Nabi Adam. Firman Allah ‘Azza wa Jalla (خَلَقَهُ مِنْ تُرَابٍ) ‘Dia menciptakannya dari tanah’. yaitu awal penciptaannya dari tanah”[3].

Buat Yang Masih Meyakini Nabi Isa ‘Alaihissalam Adalah Anak Allah 4

“Diantara faidah yang dapat dipetik dari ayat yang mulia ini adalah :

Pada ayat yang mulia ini terdapat penjelasan penegakan hujjah dengan hal semisal yang dijadikan argumen orang yang hendak diajak debat. Karena penegakan hujjah kepada orang Nashrani (haruslah) dengan hal yang mereka juga mengakuinya, menganggapnya hujjah/kebenaran. kemudian katakan kepada mereka, “Jika kalian meyakini bahwa Isa adalah anak Allah karena dia tercipta tanpa adanya ayah, maka kalian juga harus mengatakan, ‘Nabi Adam juga anak Allah, jika tidak maka kalian orang yang kontradiktif[4].

 

Sungguh aneh, nyeleneh, keblinger keyakinan orang-orang Nashrani.

Setelah Subuh.

18 Muharrom 1437 H, 31 Oktober 2015 M

[1] Lihat Tafsir Surat Ali ‘Imron hal. 351/I terbitan Dar Ibnul Jauziy, Riyadh, KSA.

[2] Idem.

[3] idem.

[4] idem hal 352/I.

 

Tulisan Terkait

Leave a Reply