Batasan/Dhowabit Dalam Mengkafirkan Mu’ayyan/Individu

8 May

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Batasan/Dhowabit Dalam Mengkafirkan Mu’ayyan/Individu

Segala puji hanya kembali dan milik Allah Tabaroka wa Ta’ala, hidup kita, mati kita hanya untuk menghambakan diri kita kepada  Dzat yang tidak membutuhkan sesuatu apapun dari hambanya. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Rasulullah, Muhammad bin Abdillah Shollallahu ‘alaihi wa Sallam, beserta keluarga dan para sahabat beliau radhiyallahu ‘anhum.

 Pertanyaan :

Apa Dhobit/Batasan dalam pengkafiran mu’ayyan/individu ? Sebagian orang ada yang mengatakan ‘jangan mengkafirkan perorangan walaupun dia seorang yang nyata merupakan orang yang beragama yahudi hingga benar-benar jelas bagi kita apa yang ia ingkari/kufuri’

Jawab :

Syaikh DR. Sholeh bin Fauzan Al Fauzan hafidzahullah menjawab,

“Barangsiapa yang secara terang-terangan menunjukkan kekufuran maka dia dihukumi dengan kekufuran[1]. Barangsiapa yang berbuat kemusyrikan (besar –ed.)[2] maka dia dihukumi bahwa ia adalah seorang musyrik (orang telah melakukan kesyirikan –ed.). Akan tetapi tidaklah dipastikan bahwasanya dia adalah penghuni neraka. Maka anda menghukuminya sebagai orang telah melakukan kekufuran di dunia berdasarkan apa yang ia perlihatkan. Adapun di akhirat maka anda tidak boleh menghukumi bahwa ia adalah penghuni neraka. Karena ia mungkin telah bertaubat namun anda tidak mengetahuinya. Maka orang yang bertanya pada ada keraguan/tercampur baurnya pemahaman yaitu, masalah penjatuhan vonis kufur dan masalah menghukumi seseorang/individu di neraka.

 

Diterjemahkan dari Kitab Duruus Fii Syarhi Nawaaqid Al Islaam Syaikh DR. Sholeh bin Fauzan Al Fauzan hafidzahullah hal. 95 Terbitan Maktabah Ar Rusyd, Riyadh, KSA.

 

 

Setelah Isya’,

23 Jumadits Tsaniy 1434 H/ 07 Mei 2013 M

 

 

 

Aditya Budiman bin Usman

-yang mengharap ampunan Robbnya-



[1] Setelah terpenuhi syarat dan hilangnya faktor penghalang/mawani’. (ed.)

[2] Setelah adanya Iqomatul hujjah.(ed)

 

 

Tulisan Terkait

Leave a Reply