Tips Ulama Buat Menuntut Ilmu (3)

10 Jan

Share

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Tips Ulama Buat Menuntut Ilmu (3)

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maawalaah.

Melanjutkan tulisan sebelumnya seputar tips dari ulama dalam menuntut ilmu. Tips selanjutnya adalah menjaga ilmu.

 

Syaikh Muhammad bin Sholeh Al ‘Utsaimin Rohimahullah mengatakan[1],

Ketiga : Menjaga Ilmu

Seorang penuntut ilmu wajib menjaga, bersemangat mendiskusikan dan mengokohkan apa yang dipelajarinya. Baik dengan menghafalnya atau menulisnya karena manusia tempatnya lupa. Jika dia tidak semangat mengulang-ulang apa yang sudah dia ketahui maka apa yang dia dapatkan akan luput dan terlupakan. Disebutkan dalam syair :

 

Ilmu itu ibarat binatang buruan
sedangkan menulisnya laksana tali pengikatnya

Ikatlah buruanmu dengan tali yang kuat

 

(Sebab) termasuk kedunguan engkau memburu kijang

Namun engkau meninggalkannya di kerumunan pandangan khalayak”.

“Termasuk metode menjaga dan mengokohkan ilmu adalah seseorang menerima hidayah/ilmu dengan mengamalkannya. Allah Ta’ala berfirman,

وَالَّذِينَ اهْتَدَوْا زَادَهُمْ هُدًى وَآَتَاهُمْ تَقْوَاهُمْ

 “Dan orang-orang yang mau menerima petunjuk, Allah menambah petunjuk kepada mereka dan memberikan balasan ketaqwaannya”. (QS. Muhammad [47] : 17).

Juga,

وَيَزِيدُ اللَّهُ الَّذِينَ اهْتَدَوْا هُدًى

“Dan Allah akan menambah petunjuk kepada mereka yang telah mendapat petunjuk”. (QS. Maryam [19] : 76).

Maka setiap kali seseorang mengamalkan ilmu yang sudah dia dapatkan, Allah Ta’ala pun tambahkan untuknya penjagaan dan kemampuan memahaminya. Berdasarkan keumuman Firman Allah Ta’ala,

زَادَهُمْ هُدًى

Allah menambah petunjuk kepada mereka”. (QS. Muhammad [47] : 17)”.

Terkait dengan Firman Allah Ta’ala dalam Surat Maryam ayat 76 di atas, Syaikh ‘Abdur Rohman bin Nashir As Sa’diy Rohimahullah yang juga merupakan guru dari Syaikh Muhammad bin Sholeh Al ‘Utsaimin Rohimahullah mengatakan,

“Allah Subhana wa Ta’ala menyebutkan bahwasanya Dia akan menambahkan hidayah untuk orang-orang yang mengamalkan ilmunya sebagai karunia dan kasih sayang Nya kepada mereka. Hidayah ini mencakup ilmu yang bermanfaat dan amal sholeh. Sehingga setiap orang yang menempuh sebuah jalan untuk menuntut ilmu, iman dan amal sholeh, Allah akan tambahkankan (ilmu, iman dan amal sholeh) dari Nya untuk mereka. Demikian pula Dia mudahkan, gampangkan dan anugrahkan kepada mereka perkara lainnya yang tidak termasuk apa yang mereka tempuh sebelumnya”[2].

 

Ringkasnya :

Menjaga ilmu dapat dilakukan dengan 3 hal :

Meghafalnya, menulisnya dan mengamalkannya.

Jika anda melakukan itu maka Allah Subhana wa Ta'ala akan anugrahkan
kepada anda pemahaman yang baik, ilmu yang belum anda dapatkan sebelumnya
dan bertambahnya amal serta iman.

 

Allahu a’lam.

Selepas Isya’, 1Robi’ul Akhir 1438 H | 30 Desember 2016,

 

Aditya Budiman bin Usman

[1] Lihat Kitabul Ilmi oleh Syaikh Muhammad bin Sholeh Al ‘Utsaimin Rohimahullah hal. 62 terbitan Dar Tsuroya, Riyadh, KSA.

[2] Lihat Taisir Karimir Rohman hal. 1011-1012/V terbitan Dar Ibnul Jauziy, Riyadh, KSA.

 

Tulisan Terkait

Leave a Reply