Perbedaan Riya’ dan Beramal Karena Ingin Dapat Bagian Dunia

9 Apr

Share

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Perbedaan Riya’ dan Beramal Karena Ingin Dapat Bagian Dunia

Alhamdulillah wa Sholatu wa Salamu ‘alaa Rosulillah Shollallahu ‘alaihi wa Sallam.

Judul di atas mungkin pernah mengusik fikiran kita. ‘Apasih bedanya ?’ tanya benak kita. Nah, langsung saja kita nukilkan perkataan ulama seputar hal ini.

Syaikh DR. Sa’id bin Wahf Al Qohthoniy Rohimahullah mengatakan[1],

Perbedaan Riya’ dan Beramal Karena Ingin Dapat Bagian Dunia 1

“Perbedaan antara riya dan seseorang yang berkeinginan dengan amalnya bagian dari dunia adalah perbedaan antara umum dan khusus secara mutlak. Keduanya berkumpul pada seseorang yang jika dia beramal ketika dia berkeinginan dengan amalnya tersebut indah dipandangan manusia, agar mereka melihatnya dan memuliakannya. Ini adalah bentuk riya’ bersamaan itu juga termasuk beramal untuk tujuan duniawi. Karena orang tesebut membuat-buat amalnya agar indah di mata orang dan mencari kemuliaan, pujian dan sanjungan dari mereka”.

Beliau melanjutkan,

Perbedaan Riya’ dan Beramal Karena Ingin Dapat Bagian Dunia 2

“Adapun orang yang beramal kerena tujuan duniawi maka seperti seseorang yang mengamalkan sebuah amal sholeh, dia tidak bermaksud riya’ namun yang dia inginkan adalah tujuan duniawi semisal orang yang ingin membadalhajikan orang lain untuk mendapatkan harta orang tersebut, orang yang ingin berjihad untuk mendapatkan harta rampasan perang dan contoh lainnya.

Sedangkan orang yang riya’ adalah seseorang beramal untuk tujuan pujian dan sanjungan dari orang lain. Orang yang beramal demi dunia, ketika dia mengerjakan amal kebaikan yang dia inginkan adalah tujuan duniawi. Keduanya sama-sama merugi, kita memohon perlindungan kepada Allah dari hal-hal yang mendatangkan kemarahan Nya dan keburukan siksanya”[2].

 

 

Ketika Adzan ‘Ashar 17 Jumadits Tsaniy 1436 H/7 April 2015 M.

Aditya Budiman bin Usman

[1] Lihat Nurul Ikhlas oleh Syaikh DR. Sa’id bin Wahf Al Qohthoniy hal. 15 terbitan Mu’asasah Al Juraisy, Riyadh, KSA.

[2] Lihat Fathul Majid hal. 442 dan Taisir Azizil Hamid hal. 534.

 

Tulisan Terkait

6 Comments ( ikut berdiskusi? )

  1. best earbuds 2015
    May 24, 2015 @ 07:38:30

    Very nice blog post. I definitely love this site. Keep it up!

    Reply

  2. soglasi
    May 25, 2015 @ 11:52:18

    This is really attention-grabbing, You’re an excessively professional blogger.

    I’ve joined your rss feed and look forward to looking for extra of your fantastic post.
    Also, I’ve shared your site in my social networks

    My blog post soglasi

    Reply

  3. https://www.youtube.com/watch?v=vjvFOG7ZyFY&index=15&list=PLGYb3eTcr5F351zzdh2ZOfzgFyc6XWC5S|https://youtu.be/vjvFOG7ZyFY?list=PLGYb3eTcr5F351zzdh2ZOfzgFyc6XWC5S|https://www.youtube.com/watch?v=vjvFOG7ZyFY&index=15&list=PLGYb3eTcr5F351zzdh
    May 28, 2015 @ 18:28:20

    I just couldn’t go away your web site before suggesting that I really enjoyed the usual information an individual supply on your
    guests? Is going to be again continuously in order to check out new posts

    Reply

  4. bester router
    May 31, 2015 @ 10:00:15

    WOW just what I was searching for. Came here by searching for perbedaan riya’ dan beramal karena ingin dapat bagian dunia

    Reply

  5. Iva
    Jul 11, 2015 @ 07:38:25

    Hello There. I found your blog the usage of msn. This is an extremely well written article.
    I will be sure to bookmark it and come back to learn extra of your useful info.
    Thank you for the post. I will definitely comeback.

    Reply

  6. vigilabebes opiniones 2015
    Jul 26, 2015 @ 07:50:47

    It’s remarkable designed for me to have a web page, which is useful in favor of my know-how.
    thanks admin

    Reply

Leave a Reply