Jangan Ikut Perayaan Tahun Baru

29 Dec

Share

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Jangan Ikut Perayaan Tahun Baru

 

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maa walaah.

Uang, energi, waktu sangat banyak terbuang demi sebuah perayaan mubazir, sia-sia dan tak ada tuntunannya. Salah satu perayaan model ini adalah perayaan tahun baru. Anehnya banyak selaki kaum muslimin yang notabene muslim bahkan kalau diajak berpikir sering bilang jangan jadi orang Islam yang sok paling bener sendiri ikut-ikut merayakannya. Demi Allah perayaan itu akan jadi penyesalan anda di hari qiyamat.

Kami nukilkan sebuah ucapan ‘Umar bin Khothob Rodhiyallahu ‘anhu kepada seorang Yahudi. Mudah-mudahan bisa mendobrak hati keras orang yang masih merayakannya.

 

عَنْ طَارِقِ بْنِ شِهَابٍ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ مِنَ الْيَهُودِ إِلَى عُمَرَ فَقَالَ يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ آيَةٌ فِى كِتَابِكُمْ تَقْرَءُونَهَا لَوْ عَلَيْنَا نَزَلَتْ مَعْشَرَ الْيَهُودِ لاَتَّخَذْنَا ذَلِكَ الْيَوْمَ عِيدًا. قَالَ وَأَىُّ آيَةٍ قَالَ (الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِى وَرَضِيتُ لَكُمُ الإِسْلاَمَ دِينًا) فَقَالَ عُمَرُ إِنِّى لأَعْلَمُ الْيَوْمَ الَّذِى نَزَلَتْ فِيهِ وَالْمَكَانَ الَّذِى نَزَلَتْ فِيهِ نَزَلَتْ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- بِعَرَفَاتٍ فِى يَوْمِ جُمُعَةٍ.

Dari Thoriq bin Shiyaab, dia mengatakan, “Seorang yahudi datang menemui ‘Umar. Dia berkata, “Wahai Amirul Mukminin, ada sebuah ayat di dalam kitab yang kalian baca (Al Qur’an) yang sekiranya ayat itu turun kepada orang-orang yahudi sungguh, benar-benar hari tersebut akan mereka jadikan sebagai hari yang dirayakan”. ‘Umar bertanya, “Ayat apa itu ?” Orang yahudi tersebut menjawab, “

الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِى وَرَضِيتُ لَكُمُ الإِسْلاَمَ دِينًا

“Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Kusempurnakan kepadamu nikmatKu, dan telah Kuridhoi Islam sebagai agama bagimu”.

(QS. Al Maidah [5] : 3)

‘Umar mengatakan, “Sesungguhnya aku ini lebih mengetahui pada hari apa dan dimana ayat tersebut turun kepada Rosulullah yaitu pada hari Jum’at di hari Arofah”[1].

Merayakan perayaan yang tidak ada tuntunannya dari Allah ‘Azza wa Jalla dan Rosul Nya Shollallahu ‘alaihi wa Sallam merupakan kebiasaan, karakternya orang Yahudi. Lihat betapa tegas bantahan ‘Umar bin Khotthob Rodhiyallahu ‘anhu kepada orang Yahudi tersebut dan tidak mau mengikuti kebiasaan orang Yahudi membuat-buat perayaan yang tidak ada tuntunannya. Maka kita sebagai seorang muslim sangat tidak layak ikut-ikutan merayakan tahun baru dengan segala macam bentuknya. Allahu a’lam.

Jadikan ketidakikutan anda merayakan tahun baru karena Allah ‘Azza wa Jalla. Mudah-mudahan dapat mencerahkan dan berbuah hasil yang manis di hari qiyamat. Amin.

 

Sigambal, 11 Robi’ul Akhir 1439 H / 29 Desember 2017 M.

 

 

Aditya Budiman bin Usman Bin Zubir

[1] HR. Bukhori no. 45 dan Muslim no. 3017

 

 

Tulisan Terkait

One Comment ( ikut berdiskusi? )

  1. Tia 🌻
    Dec 30, 2017 @ 23:43:49

    Amiin

    Reply

Leave a Reply