Dianjurkankah Mencium Mushaf Al Qur’an ?

15 Oct

Share

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Dianjurkankah Mencium Mushaf Al Qur’an ?

Alhamdulillah wa Sholatu wa Salamu ‘alaa Rosulillah Shollallahu ‘alaihi wa Sallam.

Mencium Al Qur’an setelah selesai membacanya merupakan sebuah hal yang sering kami lihat ketika masih kecil. Nah, apakah ini merupakan amalan yang dianjurkan ? Apakah amalan ini dikerjakan oleh para salaf (generasi utama ummat ini) ?

Mari simak tanya jawab berikut.

Dianjurkankah Mencium Mushaf Al Qur'an 1

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Rohimahullah pernah ditanya[1],

Hukum tentang berdiri dalam rangka menghormati Mushaf Al Qur’an dan menciumnya

Beliau Rohimahullah menjawab,

Dianjurkankah Mencium Mushaf Al Qur'an 2

“Alhamdulillah, berdiri dalam rangka menghormati mushaf Al Qur’an dan menciumnya merupakan sebuah hal yang kami tidak mengetahui adanya atsar dari salaf (genarasi utama ummat Islam). Namun Imam Ahmad Rohimahullah pernah ditanya tentang mencium mushaf Al Qur’an. Lantas beliau menjawab, “Aku tidak pernah mendengar sama sekali ada keterangan (dari salaf -pen) tentang hal itu. Namun telah diriwayatkan (isyarat beliau menganggap lemah periwayatan ini -pen) dari ‘Ikrimah bin Abu Jahal Rohimahullah bahwasanya beliau (‘Ikrimah) biasa membuka mushaf Al Qur’an kemudian menaruh wajahnya di atasnya lalu mengatakan “Kalam Robbku, Kalam Robbku”.

Bukan merupakan kebiasaan salaf berdiri untuk menghormati mushaf Al Qur’an. Demikian juga bukanlah merupakan kebiasaan mereka berdiri untuk menghormati sesama mereka satu dengan yang lainnya”.

Selesai Subuh, 25 Dzul Hijjah 1436 H, 8 Oktober 2015 M

Aditya Budiman bin Usman bin Jubir

[1] Lihat Majmuu’ Fataawaa Ibnu Taimiyah hal. 65/XXIII terbitan Mujamma’ Malik Fahad, Madinah, KSA.

 

 

Tulisan Terkait

Leave a Reply