Balas Dendam Maka Hati Anda Akan Sempit

1 May

Share

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Balas Dendam Maka Hati Anda Akan Sempit

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maa walaah.

Anda pernah marah atau melampiaskan amarah anda pada orang lain ? Jika pernah maka kita sama. Selanjutnya apa yang anda rasakan setelah melampiaskannya ? Puas ? Lega ?

Ayo coba kita renungkan lagi sejenak.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Rohimahullah mengatakan,

Balas Dendam Maka Hati Anda Akan Sempit 1

Keempat (Perkara yang mampu membantu seorang mewujudkan sabar) adalah, hendaknya seorang hamba benar-benar mengetahui dan yakin jika dia memaafkan dan berbuat baik (tidak membalaskan atas gangguan yang diteriman –pen) maka hal tersebut akan menjadikan hatinya selamat, lapang, terhindarkan dari dengki, dendam, khianat, menuntut balas dendam dan menginginkan keburukan terhadap saudaranya. Kemudian hal tersebut akan melahirkan manisnya memaafkan yang kelezatannya akan bertambah dan berlipat-lipat dalam waktu dekat dan pada waktu yang ditangguhkan (pada hari qiyamat -pen) dibandingkan manfaat yang dia dapatkan dari membalas perbuatan buruk orang lain. Hal ini termasuk dalam firman Allah Subhana wa Ta’ala,

وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

“Dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat ihsan/baik”. (QS. Ali ‘Imroon [3] : 134)

Jadilah dia orang yang dicintai Allah. Keadaannya akan menjadi orang yang diambil hartanya 1 dirham[1] kemudian diganti untuk 1000 dinar[2]. Ketika kedaannya demikan maka dia akan sangat berbahagia atas apa yang Allah anungrahkan kepada”[3].

 

Syaikh Prof. DR. ‘Abdur Rozzaq bin ‘Abdul Muhsin Al Badr Hafizhahullah mengatakan[4],

Balas Dendam Maka Hati Anda Akan Sempit 2

Sebagian orang membalas dendam agar hatinya terobati dan lapang. Dia menyangka bahwa dengan membalas keburukan akan menghasilkan kelapangan, ketenangan. Namun kenyataannya adalah kebalikannya. Sebagaimana Allah Subhana wa Ta’ala jelaskan bahwasanya kelapangan, ketenangan ada pada memaafkan. Kelapangan, ketenangan seorang manusia dan kelezatannya ada pada memaafkan. Memaafkan tidaklah menambahkan pada diri seorang hamba melainkan kemuliaan”.

Beliau Hafizhahullah melanjutkan,

Balas Dendam Maka Hati Anda Akan Sempit 3

Mungkin tergambar pada diri seseorang bahwa mamaafkan merupakan kehinaan ! Namun (yang benar) kemaafan tidaklah menambah melainkan kemuliaan, kelapangan, kebahagiaan dan kesenangan. Maka hendaklah dia benar-benar mengetahui kedudukan ini. Sebab apabila dia memaafkan maka dia akan tenang, hatinya akan lapang, selamat dari dengki dan iri. Dia memamaafkan dan mencari apa yang ada di sisi Allah dan Allah akan membuat hatinya tenang”.

Sekian ungkapan beliau.

Reungannya :

Coba kita renungkan lagi, jika kita membalaskan dendam kepada orang yang mengganggu kita apakah kita merasakan tenang yang berkepanjangan atau hanya sesaat ??

Kemudian, jika kita membalaskan dendam kepada orang yang mengganggu kita apakah hati kita lapang jika berpapasan dengan dia di kemudian hari ??

Sulit memang, namun mari paksa diri kita untuk mengamalkan sedikit demi sedikit..

Ya Allah anugrahkan kepada kami hati yang selamat dari penyakit hati….

 

Mudah-mudahan bermanfaat

Bersama kedua buah hati, 20 Rojab 1437 H, 28 April 2016 M

Aditya Budiman bin Usman bin Zubir

[1] mata uang yang terbuat dari perak.

[2] Mata uang yang terbuat dari emas.

[3] Al Umur Al Mu’inah ‘ala Ash Shobri ‘ala Adzaa Al Kholq dengan ta’liq Syaikh ‘Abdur Rozzaq hal. 17 Terbitan Dar Al Ilmu Ash Shohih.

[4] idem hal. 18.

 

 

Tulisan Terkait

Leave a Reply