Sebelum Menyesal di Kemudian Hari

16 Jun

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Sebelum Menyesal di Kemudian Hari

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maa walaah.

Pertama

Setiap muslim dan muslimah pasti menyakini Al Qur’an merupakan sebuah mukjizat yang tidak ada keraguan padanya. Allah Subhana wa Ta’ala berfirman,

الم (1) ذَلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ فِيهِ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ (2)

“Alif Laam Miim. Itulah Kitab (Al Qur’an) yang tiada keraguan sedikit pun padanya, petunjuk bagi mereka yang bertaqwa”. (QS. Al Baqoroh [2] : 1-2)

Wajib bagi setiap muslim untuk meyakini semua yang ada di dalam Al Qur’an merupakan kebenaran mutlak yang tak terbantahkan.

Jumlah Rokaat Sholat Witir

9 Jun

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Jumlah Rokaat Sholat Witir

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maa walaah.

Bulan Romadhon merupakan bulan yang sangat dinanti-nanti kaum muslimin karena berlimpahnya pahala dan disyariatkannya berbagai amalan yang tidak ada di selain Bulan Romadhon. Diantaranya adalah disyariatkannya sholat malam berjama’ah di mesjid. Nabi Shollallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda,

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا, غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Siapa saja yang mengerjakan Qiyam Romadhon (termasuk sholat malam di Bulan Romadhon -pen) atas dasar iman dan mengharapkan pahala maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu”[1].

Pelipatgandaan Ganjaran Puasa Romadhon

29 May

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Pelipatgandaan Ganjaran Puasa Romadhon

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maa walaah.

Rasa syukur beriring pujian kita haturkan kepada Allah sebab kita masih dapat berjumpa dengan Bulan Romadhon, bulan yang penuh keberkahan.

قَدْ جَاءَكُمْ شَهْرُ رَمَضَانَ شَهْرٌ مُبَارَكٌ افْتَرَضَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ

“Telah datang kepada kalian Bulan Romadhon, bulan yang penuh berkah. Allah mewajibkan bagi kalian puasa pada bulan tesebut”[1].

Syrup dan Romadhon

25 May

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Syrup dan Romadhon

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maa walaah.

Eh udah mau Romadhon aja ya, udah banyak yang jual dan iklan syrup dan kurma’. Ungkapan ini mungkin pernah meluncur dari lisan kita atau pernah kita dengar. Sekilas ini ungkapan biasa aja sih, namun kalau kita dalami lagi dan tarik pada diri kita masing-masing, berujung pada betapa lalainya kita dari persiapan menjelang Romadhon. Hal ini juga menunjukkan betapa jauhnya kita dari iman dan amal para salafus sholeh Rodhiyallahu ‘anhum.

Perbedaan Waktu Negara Terkait Puasa dan Berbuka (Hari Raya)

19 May

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Perbedaan Waktu Negara Terkait Puasa dan Berbuka (Hari Raya)

 

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maa walaah.

Seseorang muslim bertempat tinggal di sebuah negara. Penetapan 1 Romadhon sudah di tetapkan di negaranya. Dia pun berpuasa mengikuti ketetapan pemerintahannya tersebut. Selang beberapa hari puasa dia pun berpindah (mungkin kerja atau yang lainnya) ke negara muslim lainnya. Dia negara kedua ini penetapan puasanya lebih lambat sehari dari negara sebelumnya. Lantas bagaimanakah dia harus bersikap terkait jumlah bilangan hari puasanya dan hari rayanya ?

Mari simak tanya jawab berikut ini.

Makna Shifat Allah Istiwa’ di atas ‘Arsy

12 May

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Makna Shifat Allah Istiwa’ di atas ‘Arsy

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maawalaah.

Telah disampaikan pada artikel sebelumnya (klik di sini) seputar keyakinan Ahlu Sunnah wal Jama’ah bahwa Allah Subhana wa Ta’ala berada di atas langit dan beristiwa’ di atas ‘Arsynya.

Lantas apa makna dari shifat istiwa’ tersebut ? Mari simak keterangan berikut.

Orang Yang Mendengar Kabar Hilal Sudah Tampak, Apa Do’anya

8 May

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Orang Yang Mendengar Kabar Hilal Sudah Tampak, Apa Do’anya

Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘alaa Rosulillah wa ‘alaa ashabihi wa maa walaah.

Alhamdulillah kita sudah memasuki Bulan Sya’ban. Artinya dalam beberapa hari ke depan insya Allah akan terdengar kabar di media sosial, elektronik maupun cetak tentang hilal Bulan Romadhon. Jika para pembaca ingin melihat bagaimana penetapan awal puasa apakah dengan hilal atau dengan hisab silakan klik link berikut.

Pada artikel sederhana kali ini, kita akan hadirkan fatwa salah seorang ulama yang tersohor di zaman kita hidup seputar apakah ada do’a bagi orang yang melihat langsung hilal ? Jika ada, apakah orang yang hanya mendengar berita atau kabar bahwa hilal telah terlihat juga disyari’atkan membacanya ?

Mari simak berikut ini.

Pertanyaan :

Fadhilatusy Syaikh Rohimahullah pernah ditanya, “Apakah ada riwayat dari Rosul Shollallahu ‘alaihi wa Sallam do’a khusus bagi orang yang melihat hilal ? Apakah boleh orang yang mendengar kabar terlihatnya hilal namun dia tidak melihatnya mengucapkan do’a tersebut ?”