Puasa Tiga Hari Setiap Bulan

10 Oct

Share

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Puasa Tiga Hari Setiap Bulan

Segala puji yang disertai pengagungan seagung-agungnya hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala dan perendahan diri kita yang serendah-rendahnyanya hanya kita berikan kepadaNya Robbul ‘Alamin. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam.

Puasa merupakan ibadah yang amat penting kedudukannya di dalam Islam. Demikian juga sudah kita ketahui bersama bahwa puasa dapat menjadikan seseorang bertaqwa di sisi Allah ‘Azza wa Jalla (tentu saja jika puasanya benar secara fikih, jiwa dan perbuatannya).

Alhamdulillah sekarang ini kita sedang memasuki tanggal 12 Dzul Qo’dah 1432 H, dan ada salah satu diantara sekian banyak puasa sunnah yang dalam syari’at kita dianjurkan untuk mengerjakannya. Puasa tersebut adalah puasa tiga hari pada setiap bulannya.

[Dalil Disyari’atkannya Puasa 3 Hari dalam Setiap Bulan]

Hadits Nabi shallallahu ‘alaihi was sallam yang diriwayatkan dari sahabat Abu Huroiroh rodhiyallahu ‘anhu,

أَوْصَانِى خَلِيلِى – صلى الله عليه وسلم – بِثَلاَثٍ صِيَامِ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ، وَرَكْعَتَىِ الضُّحَى ، وَأَنْ أُوتِرَ قَبْلَ أَنْ أَنَامَ

“Telah berwasiat kepadaku kekasihku (seseorang yang sangat aku cintai) shallallahu ‘alaihi was sallam, puasa tiga hari pada setiap bulan, dua rokaat sholat di waktu dhuha dan sholat witir sebelum tidur”[1].

Dalil lainnya adalah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi was sallam kepada ‘Abdullah bin ‘Amr rodhiyallahu ‘anhu,

….وَصُمْ مِنَ الشَّهْرِ ثَلاَثَةَ أَيَّامٍ ، فَإِنَّ الْحَسَنَةَ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا ، وَذَلِكَ مِثْلُ صِيَامِ الدَّهْرِ

“….Dan berpuasa tiga hari pada setiap bulan. Karena sesungguhnya kebaikan itu akan (dilipatkan) dengan sepuluh (kali) yang semisalnya. Oleh karenanya engkau akan seolah-olah berpuasa selama sebulan penuh”[2].

 

[Dianjurkan Mengerjakannya pada tanggal 13, 14 dan 15 dalam Setiap Bulan]

Hal ini berdasarkan sabda Nabi shollallahu ‘alaihi was sallam yang diriwayatkan oleh sahabat Abu Dzar rodhiyallahu ‘anhu,

يَا أَبَا ذَرٍّ إِذَا صُمْتَ مِنَ الشَّهْرِ ثَلاَثَةَ أَيَّامٍ فَصُمْ ثَلاَثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ

“Wahai Abu Dzar, jika engkau berpuasa tiga hari dalam setiap bulannya maka berpuasalah pada (tanggal) 13, 14 dan 15”[3].

Maka jika kita hendak merutinkan berpuasa pada setiap bulan maka hendaklah kita mulai dengan yang sedikit namun kontiniu. Sebagaimana sabda Nabi shollallahu ‘alaihi was sallam,

وَ كَانَ أَحَبُّ الْأَعْمَالِ إِلَيْهِ مَا دَيَّمَ عَلَيْهِ وَ إِنْ قَلَّ

“Amal yang paling dicintai Allah adalah amal yang terus menerus (kontiniu) walaupun sedikit”[4].

Sigambal, Sebelum Berangkat Mencari Nafkah 12 Dzul Qo’dah 1432 H / 10 Oktober 2011

 

 

Aditya Budiman bin Usman



[1] HR. Bukhori no. 1981 dan Muslim no. 721.

[2] HR. Bukhori no. 1976 dan Muslim no. 1159.

[3] HR. Tirmidzi no. 761, hadits ini dinilai hasan oleh Tirmidzi dan dinilai hasan shohih oleh Al Albani.

[4] HR. Ibnu Khuzaimah dalam Kitab Shohihnya no. 1626 dan Al Albani mengatakan Sanadnya hasan shohih.

 

Tulisan Terkait

2 Comments ( ikut berdiskusi? )

  1. haries
    Nov 02, 2011 @ 04:23:27

    Assalamu’aliakum wr .wb.
    Saya mau tanya neeh, kalo puasa tanggal 13,14,15 itu tanggalnya berdasarkan penanggalan Matahari (Syamsiah) atau Bulan (Qomariah)?.Karena kita tahu bahwa tanggal 13,14,15 Syamsiah belum tentu sama dengan tanggal 13,14,15 Qomariah. Makasih

    Reply

    • budi
      Nov 14, 2011 @ 01:21:45

      Alaikumussalam warohmatullah wa barakatuh, berdasarkan bulan qomariah..demikian juga seluruh aturan islam termasuk perhitungan haul dalam zakat.

      Reply

Leave a Reply